Luar Negeri
FAKTA Kepala Pengantin Pria Ditempeleng Ibu Kandung Lagi Akad Nikah: Sudah Diperingatkan Sebelumnya
Karena tak mendengarkannya, ia pada akhirnya harus menerima hal pahit ketika sang ibu menempeleng kepalanya di depan para Biksu.
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Amirullah
Pada hari Kamis (18/2/2021) ibu kandung Saranu bersama menantunya memutuskan pergi ke acara pernikahan putarnya.
Pada saat berlangsungnya akad nikah, Saranu tidak menyangka bahwa Nipapahan akan datang bersama ibu kandungnya.
Baca juga: Bagian Tubuh Pria Ini Tak Berfungsi, Pengantin Wanita Gugat Cerai Suami Usai Malam Pernikahan
Baca juga: Acara Lamaran Berubah Jadi Duka, Pikap Rombongan Calon Pengantin Tabrak Tiang Lampu, 2 Orang Tewas
Nipapahan mulanya duduk bersama ibu mertuanya untuk mengamati prosesi pernikahan itu.
Saranu yang panik dan kesal dengan kedatangan mereka, meminta ibu dan Nipaphan meninggalkan tempat acara.
“Tolong tinggalkan pernikahan ini. Anda bukan tamu,” katanya dengan suara tinggi.
Dengan cepat, Nipapahan menjadi bingung dan terluka karena perkataan suaminya.
Terlepas dari laporan dari teman dan kenalannya, Nipaphan tidak mengira suaminya akan melakukan hal seperti itu.
“Saya pergi ke rumah wanita itu untuk melihat apakah akan ada pesta pernikahan atau tidak. Ketika saya tiba, saya kaget dan sedih. Saya tidak pernah berpikir dia akan menikah,” katanya.
Melihat sikap putaranya yang menikah secara diam-diam, Ibu kandung Saranu kemudian menempeleng kepalanya dan memberikan peringatakan keras.
Kepolisian Beri Teguran
Pada hari Jumat (18/2/2021), Inspektur Kantor Polisi Chai Nat berkomentar tentang akad pernikahan tersebut.
Secara eksplisit, ia menunjukkan ketidaksetujuannya atas pernikahan pasangan selingkuh ini.
Pertama, dia mengatakan penyelidikan atas kontroversi ini sedang berlangsung.
Baca juga: Pengantin Pria Kabur Temui Pacar di Hari Pernikahan, Wanita Ini Terpaksa Dinikahkan dengan Tamu
Baca juga: [Populer] Pesta Pernikahan Berubah Tragis, Pengantin Wanita Saksikan Langsung Tamu Undangan Tewas
Polisi telah meminta kepada Nipaphan untuk melihat dokumen akta pernikahannya dengan Saranu.
Kolonel Polisi Prathorn Harnhatakit menegaskan bahwa ini bukan penyelidikan kriminal.
Namun, Saranu telah melakukan pelanggaran kedisiplinan dan kode etik, sehingga dia akan diambil tindakan hukuman.
Kolonel Prathoe tidak jelas apa hasil dari tindakan disipliner tersebut, tetapi ada kemungkinan petugas polisi tersebut akan dimutasi dari layanan tersebut.
Masalah tersebut akan segera diputuskan oleh pejabat kepolisian.
Ketika ditanya apakah yang dilakukan Saranu itu benar atau salah, Perwira senior tersebut akan menjawab dengan tegas bahwa itu salah.
Saranu Menyesali Perbuatannya
Saranu pada hari Jumat (19/2/2021), dengan sedih mengatakan kepada media bahwa ia menyesali perbutannya.
Ia mengaku telah membuat masalah dengan semua pihak termasuk istri barunya, istri lama dan apa yang bisa menjadi lebih penting, atasannya di Polisi Kerajaan Thailand.
Baca juga: Kebangetan, Pengantin Wanita Ini Minta Tamu Resepsi Makan Sesuai Isi Amplop Sumbangan
Petugas polisi itu menggambarkan dirinya sebagai 'pembuat onar' yang telah menyakiti semua orang yang terlibat.
Ia mengatakan bahwa dia siap memikul tanggung jawab atas apa yang telah dia lakukan.
Dia berkata dia akan mencoba, bagaimanapun, untuk menjadi ayah yang baik bagi kedua putrinya. (Serambinews.com/Agus Ramadhan)
Baca Juga Lainnya:
Baca juga: Pasangan Suami Istri Asal Malang Memiliki 16 Anak: Menikah Saat Belia
Baca juga: Saya Seperti Tinggal di Neraka Warga New York Khawatirkan Kelainan Pola Makan, Dapat Membunuhnya
Baca juga: Awalnya Diajak ke Lapangan, Siswi SMK Dipaksa Tenggak Miras hingga Mabuk Lalu Dirudapaksa Buruh