Kamis, 16 April 2026

Otomotif

Tesla Batal Berinvestasi di Indonesia, Lebih Pilih Negeri Bollywood, India

Perusahaan asal AS, Tesla Inc batal berinvestasi di Indonesia, karena lebih memilih negeri Bollywood, India.

Editor: M Nur Pakar
Odd ANDERSEN / AFP
Pendiri dan juga CEO Tesla, Elon Musk 

SERAMBINEWS.COM JAKARTA – Perusahaan asal AS, Tesla Inc batal berinvestasi di Indonesia, karena lebih memilih negeri Bollywood, India.

Pada akhir tahun 2020 lalu, warga India terus mempertanyakan kepada Elon Musk, CEO Tesla Inc kapan masuk ke India.

Musk di Twitter menjawab "Tunggu saja kami datang ke India tahun depan"

Apalagi, kelanjutan soal investasi Tesla di Tanah Air masih menemui jalan buntu.

Kabar terakhir Tesla lebih memilih membangun pabrik terbarunya di India ketimbang Indonesia.

Direktur Eksekutif Indef Tauhid Ahmad, mengatakan, ada beberapa hal yang membuat Tesla lebih memilih melakukan invetasi di India.

Baca juga: Tesla Telah Mampu Buka Mata Dunia Pada Mobil Listrik

Pertama, soal biaya investasi yang akan dikeluarkan Tesla di India jauh lebih murah, menjadi alasan mengapa Indonesia gagal terpilih.

Termasuk perihal ekosistem investasi nasional yang dinilai kurang bersahabat, membuat beberapa investor global masih enggan untuk menanamkan modalnya di Tanah Air.

“Ada dua hal mengapa Tesla akhirnya lebih memilih India," ujar Tauhid, dalam keterangan tertulis (24/2/2021).

Pertama soal pajak, di Indonesia meskipun ada keringanan pajak kendaraan listrik.

Namun buat Tesla iklim pajak di India jauh lebih baik dibandingkan Indonesia,

Baca juga: Tesla Akan Produksi Mobil Listrik di Indonesia, Pemerintah Akan Bahas Pekan Depan

Menurutnya iklim pajak tidak sekedar soal tarif, melainkan soal kemudahan, serta birokrasi yang lebih cepat dan mudah.

Adapun alasan Tesla yang kedua, adalah soal tenaga kerja. Industri kendaraan listrik di India telah jauh lebih berkembang dibandingkan di Indonesia.

Alhasil tenaga kerja di India memiliki kemampuan yang lebih dibandingkan di Indonesia yang baru memulai pengembangan industri kendaraan listrik.

Sebelumnya, Deputi Bidang Koordinasi Investasi dan Pertambangan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) Septian Hari Setio memastikan negosiasi dengan Tesla tetap berjalan.

Baca juga: Tesla Segera Produksi SUV Listrik Cybertruck Tahun Ini

Namun, ia enggan membeberkan perkembangannya, termasuk mengenai ketertarikan Tesla membangun energy storage system (ESS) di Indonesia

"Maaf saya ada Non-Disclosure Agreement (NDA). Tidak bisa disclose apa-apa," kata Seto kepada Kompas.com (18/2/2021).(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Beberapa Sebab Kemungkinan Tesla Enggan Berinvestasi di Indonesia"

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved