Senin, 13 April 2026

Berita Luar Negeri

Trump Kembali Muncul di Hadapan Publik: Apa Kalian Rindu Padaku?

Mantan Presiden AS Donald Trump kembali muncul di hadapan publik sejak meninggalkan Gedung Putih pada 20 Januari 2021

Editor: Muhammad Hadi
AFP/Josh Edelson
Mantan Presiden AS Donald Trump 

SERAMBINEWS.COM - Donald Trump sepertinya masih berambisi untuk menjadi presiden Amerika Serikat pada periode mendatang.

Sepertinya Trump belum bisa sepenuhnya menerima kekalahannya dari Joe Biden.

Mantan Presiden AS Donald Trump kembali muncul di hadapan publik sejak meninggalkan Gedung Putih pada 20 Januari 2021.

Dia berpidato dalam Konferensi Aksi Politik Konservatif (CPAC) Partai Republik, sejak kekalahan dari Joe Biden pada pemilu 3 November 2020.

"Apa kalian masih rindu padaku?" tanya presiden ke-45 AS itu, diiringi tepuk tangan hadirin yang memadati Hotel Hyatt di Orlando, Florida.

Baca juga: Kapal Barang Meledak Hingga Lambung Berlubang, Israel Tuduh Operasi Iran

Trump menyatakan, apa yang sudah mereka bangun dalam empat tahun terakhir belumlah usai, meski dia kalah pada Pilpres AS.

Dia menegaskan tidak akan membentuk partai baru, merespons rumor bahwa dia akan berpisah dengan Republik dan mendirikan kendaraan politik baru.

Mantan presiden berusia 74 tahun itu mengejek, pemerintahan Biden yang baru berumur sekitar 1,5 bulan itu begitu buruk.

Baca juga: Suriah Laporkan Berhasil Gagalkan Serangan Rudal Israel dengan Sasaran Kota Damaskus

"Dia (Biden) berbicara mengenai energi. Saya kira dia akan mendukung isu itu, tapi yang dia inginkan hanya kincir angin," ejeknya.

Presiden AS periode 2017 sampai 2021 itu bahkan menuding Partai Demokrat akan bertekuk lutut di hadapannya pada 2024.

Dilansir Sky News, Minggu (28/2/2021), pernyataan itu menyiratkan bahwa Trump berniat maju lagi sebagai calon presiden.

"Siapa tahu, saya akan mengalahkan untuk ketiga kalinya," kata dia mengulangi klaim tak berdasar dia menang pada Pilpres AS 2020.

Baca juga: Dalam Pameran Senjata Internasional, Rusia Pamer Peralatan Tempur Anti-Drone

Mantan pemandu acara The Apprentice itu menghabiskan pidatonya dengan menyerang China, imigrasi, dan perjanjian iklim Paris.

Dia kemudian menyebut pemerintahan Joe Biden memaksakan kebijakan yang dia anggap akan menghancurkan "olahraga perempuan".

Dia mencela kaum transgender dengan menyebutnya "pria secara biologis", memantik tepuk tangan lagi dari para pendukungnya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved