Breaking News
Jumat, 10 April 2026

Berita Luar Negeri

Dalam Pameran Senjata Internasional, Rusia Pamer Peralatan Tempur Anti-Drone

Dalam Pameran Senjata Internasional, Rusia Pamer Peralatan Tempur Anti-Drone di Uni Emirat Arab

Editor: Muhammad Hadi
Dok Rosoboronexport
Rusia Pamer Peralatan Tempur Anti-Drone Dalam Pameran Senjata Internasional 

SERAMBINEWS.COM - Dalam Pameran Senjata Internasional, Rusia Pamer Peralatan Tempur Anti-Drone

Rusia sepertinya terus menunjukkan kemampuan persenjataan yang diproduksi dalam negeri.

Bahkan senjata-senjata yang dipamerkan Rusia cukup berkelas dan bisa diandalkan dalam menghadapi peperangan modern.

Dalam gelaran pameran senjata internasional IDEX 2021 di Uni Emirat Arab, Rusia mengirim Rosoboronexport, perusahaan senjata negara yang ada di bawah Rostec.

Menyoroti kebutuhan peperangan elektronik di era modern, sejumlah peralatan tempur anti-drone turut dipamerkan.

Rosoboronexport merupakan bagian dari perusahaan teknologi negara, Rostec.

Baca juga: Rusia Peringatkan AS Untuk Berhenti Unjuk Kekuatan Militer di Laut Hitam

Dilansir dari TASS, Rosoboronexport mengadakan presentasi terbuka bertajuk "Pendekatan Baru untuk Membangun Sistem Counter-Drone Terpadu", di stan pajangannya pada 22 Februari 2021.

Rosoboronexport mendemonstrasikan sistem peperangan elektronik Repellent-Patrol yang mampu mengganggu kendaraan udara tak berawak (UAV) pada jarak hingga 20 km.

Bukan cuma itu, Rosoboronexport juga akan memamerkan pistol elektro-magnetik Pishchal, salah satu pengacau sistem drone dalam genggaman paling ringan di pasaran.

Bobotnya hanya  sekitar 3,5 kg tetapi dapat mengganggu saluran navigasi dan kontrol UAV pada jarak hingga 2 km, pamer Rosoboronexport.

Baca juga: Demi Saingi Rusia dan China, Militer AS Kembangkan Rudal Hipersonik yang Meluncur Satu Mil Per Detik

"Sebagai bagian dari presentasi, Rosoboronexport akan menawarkan solusi paket barunya sistem yang mampu secara efektif melawan serangan oleh kendaraan udara tak berawak, menggabungkan peperangan elektronik dan sistem pertahanan udara dari berbagai kelas," ungkap perusahaan tersebut.

Peralatan lain yang juga menjadi unggulan adalah senjata anti-pesawat Pantsyr-S1M dan sistem rudal permukaan-ke-udara Tor.

Keduanya merupakan komponen hard-kill dari sistem UAV counter andalan Rosoboronexport.

Dijelaskan bahwa Pantsyr-S1M memiliki persenjataan rudal dan senjata serta menghilangkan target udara pada jarak hingga 30 km dan pada ketinggian hingga 18 km.

Baca juga: China Sukses Uji Pencegat Rudal Berbasis Darat, Tembus Luar Atmosfer

Produk terakhir yang dipamerkan adalah sistem pertahanan udara portabel manusia (MANPAD) Verba atau Igla-S, dan juga kendaraan tempur regu MANPAD Gibka-S yang mampu menembakkan rudal Verba atau Igla-S.

Sumber: Kontan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved