Breaking News:

Oknum Polres Pidie Diringkus di Tangse, Diduga Terlibat Narkoba

Tim Gabungan Sat Narkoba Polres Pidie bersama Propam Polres Bireuen meringkus oknum Polres Pidie berinisial K di Kecamatan Tangse

Editor: bakri
For Serambinews.com
Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Winardy. 

SIGLI - Tim Gabungan Sat Narkoba Polres Pidie bersama Propam Polres Bireuen meringkus oknum Polres Pidie berinisial K di Kecamatan Tangse. Penangkapan oknum polisi tersebut merupakan target operasi, mengingat K diduga terlibat dalam jaringan peredaran gelap narkoba. Dalam penangkapan itu, tim gabungan menyita barang-bukti (BB) berupa sabu seberat 101 gram yang dikemas dalam plastik bening.

Kapolda Aceh, Irjen Pol Drs Wahyu Widada MPhil melalui Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Winardy kepada Serambi, Senin (1/3/2021), mengatakan, oknum anggota Polres Pidie berinisial K tersebut ditangkap di rumahnya di Tangse. Dia diduga terlibat dalam jaringan peredaran gelap narkoba.

Dalam penangkapan oknum itu melibatkan tim gabungan Sat Narkoba Polres Pidie dan Propam Polres Bireuen. Sebelum diringkus, petugas gabungan melakukan penyergapan di rumah K di salah satu gampong di Kecamatan Tangse.

" Tim gabungan berhasil mengamankan barang-bukti (BB) yang disita dari K, yakni narkoba jenis sabu seberat 101 gram. Saat ini, oknum polisi itu ditahan di sel Mapolres Pidie, guna dilakukan pengembangan terhadap barang haram itu diperoleh pelaku," sebut Kombes Winardy.

Ia menambahkan, oknum anggota Polres Pidie itu ditangkap karena terlibat dalam jaringan peredaran gelap narkoba.  Penangkapan tersebut merupakan bagian dari upaya Polda Aceh untuk membenahi, dan membersihkan institusi dari oknum polisi yang tidak amanah terhadap tugasnya. Oknum polisi itu sudah mengkhianati amanah dan tugas yang diembankan oleh rakyat kepadanya.

" Polda Aceh menindak tegas dan berkomitmen tidak ada ruang untuk anggota yang terlibat narkoba. Polda tidak ada toleransi dan akan menindak secara tegas, serta akan dipecat dengan tidak hormat (PTDH)," tegas Kombes Winardy.

Di bagian lain, Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Winardy menjelaskan, polisi harus menjauhkan narkoba. Sebab, narkoba sangat membahayakan dan telah dilarang. Untuk itu, sebutnya, polisi jangan pernah mendekat atau mencoba barang haram tersebut. Karena jika didekati, nanti tidak sanggup lagi melepaskan dari pengaruh narkoba.

" Makanya, saya minta sebelum terjerumus ke dalam narkoba, sejak sekarang harus menjauhi dari narkoba. Kita harus menyayangi keluarga kita dengan tidak terlibat dengan narkoba. Jangan kita terlambat sadar, kalau sudah terjadi tidak ada guna timbul penyesalan," jelasanya.

Ia menambahkan, polisi harus memberikan contoh terbaik kepada masyarakat. Untuk itu, kepada semua Kapolres harus lebih sering memberikan nasehat kepada anggotanya mengenai narkoba. Sehingga semua, anggota polres betul-betul menjauhkan diri, dan terlepas dari jeratan narkoba.(naz)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved