Luar Negeri
Para Pastor di Prancis Lecehkan 10.000 Orang, Termasuk Anak di Bawah Umur
Para pastor Katolik di Prancis telah melecehkan setidaknya 10.000 orang, termasuk anak di bawah umur dan orang rentan lainnya.
Menurut dokumen Pengadilan Distrik Yudisial ke-22 Louisiana, Covington, saksi melihat seorang pastor paroki sedang berhubungan intim dengan dua wanita di altar.
Para wanita itu mengenakan korset dan sepatu bot hak tinggi.
Sedangkan, pastor tersebut dalam kondisi setengah telanjang, hanya mengenakan jubah pastor sebagian.
Ada pula mainan seks dan pencahayaan panggung yang mengitari mereka.
Yang mengejutkan, adegan tersebut direkam oleh ponsel dan kamera yang dipasang terpisah menggunakan tripod.
Lantas, saksi mata merekam peristiwa itu.
Ia kemudian menelepon polisi Pearl River.
Sesampainya di gereja, saksi memperlihatkan video yang ia rekam kepada polisi.
Polisi kemudian menilik ke dalam gereja dari luar.
Namun, hanya ada dua wanita di dalamnya.
Petugas memerintahkan kedua wanita tersebut untuk membiarkan mereka masuk.
Ketika ditanyai petugas kepolisian, para wanita tersebut mengatakan bahwa mereka ada di sana dengan izin seorang pastor bernama Travis Clark (37) dan merekam adegan berhubungan intim bertiga.
Seorang petugas yang mengenal Clark sebagai pendeta Gereja Katolik Roma Saints Peter and Paul mencoba meneleponnya.
Tak lama berselang, Clark tiba di gereja.
Dia menyebut, kedua wanita yang bernama Mindy Dixon (41) dan Melissa Cheng (23) itu sebagai tamu sekaligus teman-temannya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ilustrasi-pencabulan.jpg)