Tips Kesehatan
Ini Penyebab Infeksi Kulit Berjamur Hingga Cara Mengobati Secara Alami
Selain mencoba pengobatan rumahan ini, kebersihan yang baik dan menghindari keringat adalah kunci untuk mencegah dan mengobati infeksi kulit jamur.
Penulis: Firdha Ustin | Editor: Mursal Ismail
Selain mencoba pengobatan rumahan ini, kebersihan yang baik dan menghindari keringat adalah kunci untuk mencegah dan mengobati infeksi kulit jamur.
SERAMBINEWS.COM - Infeksi kulit jamur dapat disebabkan oleh berbagai jenis jamur, termasuk dermatofita.
Infeksi ini menjajah keratin mati, protein yang ditemukan di kulit, kuku, dan rambut.
Jamur dapat muncul di berbagai area tubuh, muncul dalam berbagai bentuk, dan secara umum menyebabkan gejala seperti gatal, kemerahan, dan kulit bersisik.
Perawatan tergantung pada jenis jamur dan tingkat keparahan infeksinya. Namun, menurut penelitian dari Journal of Fungi, jamur di kulit bisa diobati dengan antimikotik.
Ada juga beberapa pengobatan alami yang digunakan untuk mengobati jenis infeksi jamur kulit ini.
Meskipun tidak boleh menjadi pengganti perawatan medis, aplikasinya dapat membantu meredakan gejala.
Baca juga: Jangan Sepele, Ikan Teri Punya 5 Manfaat Kesehatan yang Baik untuk Tubuh, Simak Apa Saja
Apa penyebab infeksi jamur kulit?
Ada banyak jenis jamur yang dapat menyebabkan infeksi kulit.
Namun, ada beberapa pemicu umum yang cenderung menyebabkan pertumbuhan berlebih jamur pada kulit, termasuk:
- Sistem kekebalan yang lemah : Munculnya jamur kulit menandakan bahwa pertahanan tubuh Anda rendah karena tubuh tidak dapat melawannya.
- Penularan : Contoh umum adalah mandi di gym atau kolam renang. Jamur ada di lantai yang lembab, dan dari sana masuk dan mengendap di antara jari-jari kaki.
- Kebersihan dan kelebihan lembab : Kondisi ini meningkatkan kemungkinan kolonisasi oleh berbagai jenis jamur.
- Setelah mencuci, penting untuk mengeringkan kulit Anda dengan baik, di antara jari-jari kaki dan di semua lipatan dan lipatan tubuh Anda.
Baca juga: 6 Manfaat Konsumsi Jus Mentimun Bagi Kesehatan, Simak Manfaatnnya yang Tak Terduga
- Selain itu, berkeringat juga dapat menciptakan lingkungan yang ideal bagi mikroorganisme ini untuk berkembang biak.
- Pola makan yang buruk dan asupan vitamin yang rendah . Tidak makan dengan cukup membuat pertahanan tubuh turun. Ini membuatnya sulit untuk membersihkan racun.
- Stres, kondisi ini dapat menurunkan pertahanan dan semakin mempermudah jamur untuk berkembang biak.
Gejala infeksi kulit jamur
Gejala bervariasi, tergantung pada jenis mikroorganisme yang menyebabkan infeksi. Namun, gejala kulit berjamur umumnya ditandai dengan:
- Bintik atau noda pada kulit, yang dapat memiliki warna dan ukuran yang berbeda.
- Lingkaran berwarna kemerahan.
- Gatal atau terbakar.
- Bau busuk.
- Degradasi kulit.
Baca juga: 9 Area Ini Dilarang Untuk Menyimpan Ponsel, Biasa Dilakukan Tapi Berbahaya Bagi Kesehatan,Hati-Hati!
10 obat untuk menyembuhkan jamur kulit
Sangat penting untuk diingat bahwa infeksi jamur pada kulit harus ditangani oleh dokter atau dokter kulit.
Meskipun ada beberapa pengobatan alami yang dapat meredakan gejala kulit berjamur, Anda memerlukan perawatan medis untuk menghilangkan infeksi.
Namun, tidak ada salahnya Anda mencoba pengobatan alami ini:
1. Atur pola makan
Sebuah studi dari American Journal of Clinical Nutrition menemukan bahwa nutrisi merupakan faktor penentu dalam respon imun tubuh Anda.
Nutrisi seperti seng, selenium, zat besi, tembaga, vitamin A, C, E, B-6, dan asam folat berperan penting dalam menjaga kesehatan sistem kekebalan Anda.
Artinya, jika ingin mencegah atau mengobati infeksi jamur pada kulit, Anda harus fokus pada pola makan.
Pastikan Anda memasukkan makanan yang memberikan nutrisi penting tersebut, seperti:
Hindari daging merah, tepung putih, gula dan susu sapi, karena semua ini memperlambat pencernaan Anda.
Makan lebih banyak buah (terutama buah jeruk), sayuran, dan biji-bijian.
Jus membantu meningkatkan pertahanan kita dan membersihkan tubuh.
2. Yoghurt alami
Studi menunjukkan bahwa probiotik memainkan peran penting dalam mengobati infeksi jamur.
Sebuah studi terbaru yang diterbitkan dalam Journal of Microbiological Methods menyoroti bahwa probiotik adalah agen antimikroba dan antimikotik yang berguna.
Yogurt, kemudian, dapat membantu melawan infeksi jamur karena mengandung lactobacillus, bakteri menguntungkan yang melawan mikroorganisme berbahaya.
Anda juga bisa mengoleskan yogurt secara topikal ke area yang berjamur.
Baca juga: Ternyata, Telur Ayam Kampung Bermanfaat Bagi Kesehatan, Membuat Jantung Sehat hingga Urusan Ini
3. Jus lemon
Sebuah studi yang diterbitkan dalam International Journal of Molecular Sciences menemukan bahwa lemon bisa berguna untuk mengobati dermatofitosis pada hewan.
Terlepas dari kurangnya bukti, pendukung pengobatan alami sering menggunakan jus lemon untuk mengobati kondisi kulit.
Jika diterapkan secara lokal, lemon dapat membantu mengurangi infeksi jamur.
Sebaiknya digunakan pada malam hari, karena kontak dengan sinar matahari dapat menyebabkan perubahan warna kulit. Juga, jika Anda memiliki reaksi yang merugikan, seperti rasa terbakar atau gatal, hentikan penggunaan.
4. Jus cranberry
Minum jus cranberry dapat memperkuat sistem kekebalan Anda, yang dapat membantu meringankan infeksi jamur pada kulit.
Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Advances in Nutrition menunjukkan bahwa jus cranberry dapat membantu memperkuat mikrobiota tubuh, yang sangat penting untuk memperkuat pertahanan Anda.
5. Teh
Menurut sebuah studi di Critical Reviews in Food Science and Nutrition, tanin dalam teh dapat membantu menghambat pertumbuhan berbagai jenis jamur, ragi, bakteri, dan virus.
Mengoleskan teh secara topikal dapat membantu mengobati infeksi jamur kulit, berkat efek antimikotiknya.
Selain itu, teh juga bisa menenangkan rasa gatal dan perih. Untuk mendapatkan hasil terbaik, aplikasikan ke area yang berjamur dua atau tiga kali sehari.
Baca juga: Simak, 5 Manfaat Cuka Sari Apel bagi Kesehatan, Turunkan Kadar Gula Darah hingga Berat Badan
6. Buah zaitun
Daun zaitun dapat membantu Anda dalam dua cara berbeda. Selain memperkuat sistem kekebalan tubuh, buah ini juga memiliki khasiat yang membantu menghilangkan jamur.
Untuk mendapatkan hasil maksimal dari manfaatnya, Anda dapat: Minum secangkir teh daun zaitun.
7. Garam laut
Tidak ada bukti ilmiah yang mendukung penggunaan garam laut sebagai antimikotik alami.
Namun, pengobatan alternatif sering menggunakannya untuk tujuan menghilangkan jamur di kulit.
Jika Anda ingin mencobanya, ikuti petunjuk berikut:
Bahan
1 gelas air (200 ml)
2 sendok makan garam laut (30 g)
Cara membuat
Tambahkan garam ke dalam segelas air, aduk rata lalu oleskan secara topikal beberapa kali sehari.
Baca juga: Ketahuilah! Selain Minum Air Putih, Ini Cara Mudah Menjaga Kesehatan Ginjal yang Perlu
8. Bawang putih
Tak diragukan lagi, bawang putih adalah salah satu pengobatan alami paling populer untuk infeksi kulit jamur berkat khasiat antijamurnya.
Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Iranian Journal of Basic Medical Sciences menemukan bahwa itu bisa menjadi pengobatan alternatif untuk dermatofitosis.
Beberapa cara untuk menggunakannya adalah:
- Makan bawang putih, cara ini membantu menghilangkan racun dari tubuh. Sebaiknya makan bawang putih saat perut kosong lalu kunyah peterseli untuk melawan baunya.
- Oleskan, hancurkan satu potong bawang putih dan taruh di atas kain kasa steril. Oleskan ke area tersebut selama beberapa menit. Kemudian, bilas area tersebut.
9. Minyak oregano
Minyak oregano memiliki beberapa kegunaan medis potensial yang menarik.
Sebuah studi yang diterbitkan dalam International Journal of Current Microbiology and Applied Sciences (IJCMAS) menemukan bahwa minyak oregano bahan antijamur yang efektif.
Baca juga: Banyak Manfaat untuk Kesehatan, Begini Cara Membuat Minyak Bawang Putih di Rumah
Minyak oregano juga termasuk merupakan pilihan yang baik untuk mengobati infeksi jamur pada kulit.
Minyak oregano bisa dikonsumsi dua atau tiga tetes dalam segelas air atau bisa juga dioleskan dengan cara mencampurkan minyak oregano dan minyak zaitun dalam perbandingan yang sama, lalu oleskan.
10. Minyak kelapa
Asam lemak dalam minyak kelapa memiliki manfaat penting bagi kulit.
Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Medicinal Food juga menunjukkan bahwa minyak kelapa memiliki sifat antimikroba dan antijamur, sehingga bisa menggunakannya untuk melawan infeksi.
Untuk memanfaatkan manfaatnya, gunakan minyak kelapa di area yang terkena dua atau tiga kali sehari. (Serambinews.com/Firdha Ustin)
Baca juga berita lainnya
Baca juga: KLB di Sibolangi Dianggap Ilegal, DPD Partai Demokrat Sumut: Kader yang Ikut Akan Dipecat
Baca juga: Nginap di Kamar Bekas Raja Salman, Intip 6 Potret Kamar Malam Pertama Atta Halilintar dan Aurel
Baca juga: Hari Ini, Titik Panas Terpantau di Aceh Utara dan Gayo Lues
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ilustrasi-kulit-gatal-akibat-jamur.jpg)