Breaking News:

Babinsa Pantau Lahan yang Mudah Terbakar

Personel Koramil 23/Langsa Timur, Kodim 0104/Aceh Timur dan Polsek Langsa Timur Polres Langsa, melakukan patroli ke daerah lahan dan hutan

SERAMBINEWS/Foto MC Kodim 0104/Atim
Personel Koramil dan Polsek Langsa Timur saat mengimbau warga agar tidak membakar lahan. 

LANGSA - Personel Koramil 23/Langsa Timur, Kodim 0104/Aceh Timur dan Polsek Langsa Timur Polres Langsa, melakukan patroli ke daerah lahan dan hutan yang selama ini rawan terbakar.

Patroli dilakukan Babinsa koramil 23/Langsa Timur Koptu Sugianto dan Kanit Binmas Polsek Langsa Timur, Aipda Suhendra, guna mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di musim kemarau ini.

Selama ini wilayah Kota Langsa bagian Timur yang rawan terjadi kebakaran adalah Gampong Asam Peutik, Kecamatam Langsa Timur, dan Gampong Bukit Meudang Ara  Kecamatan Langsa Timur.

Babinsa Koramil 23/Langsa Timur, Koptu Sugianto, menyampaikan, dengan tibanya musim kemarau sekarang otomatis membuat hutan tandus dan sumber air di sungai mulai mengering.

Kondisi kemarau itu otomatis bisa memicu adanya kebakaran di hutan ataupun lahan. Maka perlu adanya pengamatan di lapangan, jika muncul titik api dapat diketahui dan segera dipadamkan.

"Kita akan terus bekerjasama dengan instansi lainnya untuk memantau aktifitas masyarakat, serta mengimbau warga tidak melakukan pembersihan lahan dengan cara membakar," jelasnya.

Kanit Binmas Polsek Langsa Timur, Aipda Suhendra, menambahkan jika membuka lahan pertanian atau perkebunan baru dilarang dengan cara membakar.

Apabila itu dilakukan dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 41 tahun 1999 tentang kehutanan, UU Nomor 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengolahan lingkungan hidup.

UU Nomor 18 tahun 2004 tentang perkebun, dengan ancaman hukumannya pidana penjara maksimal 15 tahun dan serta denda Rp 5.000.000.000.

Danramil 23/Lgst Kapten Kav Khairul Nizam, menyampaikan, kegiatan patroli yang dilakukan personilnya bersama Polsek Langsa Timur sekaligus untuk mesosialiasikan larangan pembakaran hutan dan lahan.

Hal ini aktif dilakukan oleh Koramil 23/Lgst dan Polsek Langsa Timur, mengingat cuaca saat ini tidak dapat diperkirakan. Jika ada hujan, lalu cuaca kembali panas yang berpotensi terjadinya karhutla.

Danramil mengajak masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan sekitar masing-masing dari potensi karhutla, terutama dengan cara tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan.

Selain itu, kepada masyarakat juga diimbau agar tidak membakar sampah sembarangan, karena api dari sampah itu sangat berbahaya dan bisa cepat menyebar dan membakar baik itu rumah ataupun lahan sekitar.

Kepada masyarakat jika ada melihat titik api agar segera menghubungi pihak Koramil dan Polsek setempat, supaya dapat dilakukan pemadaman cepat bersama instansi terkait. (zb)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved