Breaking News:

Berita Pidie

Ustaz Masrul Aidi Ceramah di Pidie, Ajak Warga Bisa Keluar dari Klaim Termiskin di Sumatera 

Dalam tausiahnya, pimpinan Dayah Babul Maghfirah, Gampong Cot Keueng, Kabupaten Aceh Besar ini, mengajak masyarakat Aceh, termasuk warga Pidie bersama

Penulis: Idris Ismail | Editor: Mursal Ismail
SERAMBINEWS.COM/IDRIS ISMAIL
Ulama muda Aceh, Ustaz H Masrul Aidi Lc, mengisi ceramah Safari Subuh Kabupaten Pidie di Masjid Besar Al-Mabrur, Gampong Glumpang Minyeuk, Kecamatan Glumpang Tiga, Pidie, Minggu (7/3/2021). 

Dalam tausiahnya, pimpinan Dayah Babul Maghfirah, Gampong Cot Keueng, Kabupaten Aceh Besar ini, mengajak masyarakat Aceh, termasuk warga Pidie bersama-sama keluar dari klaim Aceh daerah termiskin. 

Laporan Idris Ismail I Pidie 

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Ulama muda Aceh, Ustaz H Masrul Aidi Lc, menjadi penceramah Safari Subuh Kabupaten Pidie di Masjid Besar Al-Mabrur, Gampong Glumpang Minyeuk, Kecamatan Glumpang Tiga, Pidie, Minggu (7/3/2021). 

Dalam tausiahnya, pimpinan Dayah Babul Maghfirah, Gampong Cot Keueng, Kabupaten Aceh Besar ini, mengajak masyarakat Aceh, termasuk warga Pidie bersama-sama keluar dari klaim Aceh daerah termiskin. 

Ya, termiskin pertama di Pulau Sumatera sebagaimana data BPS yang heboh baru-baru ini. 

Ustaz Masrul mengatakan terlepas indikator penilaian miskin itu sudah tepat atau tidak, tetapi yang bisa dilakukan warga untuk keluar dari penilaian itu adalah tekad atau saling membantu antar sesama. 

Bagi yang kaya peduli agar peduli terhadap masyarakat miskin agar perekonomiannya juga memadai.  

Baca juga: VIDEO Ustaz Abdul Somad Gendong Bayi, Hajat Ayah dari Lhokseumawe Ini Terwujud

Baca juga: Pemerintah Targetkan Produksi Gabah Aceh 2021 Sebanyak 2 juta Ton

Baca juga: UAS Silaturrahmi dengan Puluhan Alumni Timur Tengah di Lhokseumawe, Ini yang Dibahas

Sedangkan kepada Pemerintah Aceh maupun Pemkab/Pemko, termasuk Pemkab Pidie agar benar-benar mengalokasi anggaran untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. 

Di samping juga ikut membantu pembangunan rumah warga tak layak menjadi rumah layak huni. 

Bukan sebaliknya penguasa atau pengambil kebijakan hanya mementingkan untuk memperkaya dirinya dan kelompoknya saja. 

Di sisi lain, Masrul justru mengapresiasi Jamaah Safari Subuh Kabupaten Pidie yang saat ini sudah membangun 10 rumah duafa di berbagai kecamatan dalam kabupaten ini dari dana donasi yang mereka kumpulkan. 

"Tentu yang dilakukan Jamaah Safari Subuh ini juga sudah membantu pemerintah dalam menurunkan angka kemiskinan di Aceh, sehingga hal ini juga menjadi menjadi contoh bagi pemerintah," kata Ustaz Masrul Aidi. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved