Viral Medsos

VIRAL Video Wali Kota Blitar Nyanyi Bersama Tak Pakai Masker dan Tak Jaga Jarak Hingga Sawer Biduan

Dalam video berdurasi empat menit lebih itu, Santoso terlihat sedang menyanyi sambil berjoget dengan sejumlah orang.

Editor: Amirullah
Surya.co.id/Screenshot Video
Wali Kota Blitar, Santoso (pegang mik) membagikan uang kepada undangan di acara tasyakuran setelah dilantik Gubernur Jatim. (Surya.co.id/Screenshot Video) 

SERAMBINEWS.COM - Viral video walikota Blitar langgar protokol kesehatan.

Dia juga bernyanyi sambil membagikan uang ke sejumlah orang sedang viral di media sosial.

Dalam video berdurasi empat menit lebih itu, Santoso terlihat sedang menyanyi sambil berjoget dengan sejumlah orang.

Di tengah-tengah bernyanyi, Santoso yang mengenakan kemeja batik lengan panjang terlihat merogoh uang di saku celana lalu membagikan ke beberapa orang termasuk para biduan di acara itu.

Dalam video itu juga terlihat beberapa orang sedang berjoget tanpa memakai masker dan tidak menjaga jarak.

Video Wali Kota Santoso sedang bernyanyi sambil nyawer itu digelar di Balai Kota Kusumo Wicitro komplek Rumah Dinas Wali Kota Blitar pada 26 Februari 2021 malam atau setelah pelantikan kepala daerah di Surabaya.

Menanggapi video itu, Wali Kota Blitar, Santoso tidak membantahnya.

Baca juga: Gatot Nurmantyo Tolak Diajak Gulingkan AHY dari Ketua Umum Demokrat, Teringat Jasa SBY

Baca juga: Sosok Nadya Arifta, Cewek yang Diisukan Dekat dengan Kaesang Pangarep

()Wali Kota Blitar, Santoso (pegang mik) membagikan uang kepada undangan di acara tasyakuran setelah dilantik Gubernur Jatim. (Surya.co.id/Screenshot Video)

Dia mengatakan video itu memang acara tasyakuran setelah dirinya dilantik menjadi Wali Kota Blitar oleh Gubernur Jatim.

"Itu acara tasyakuran, saya mengundang relawan di Kusumo Wicitro," kata Santoso, Sabtu (6/3/2021).

Menurut Santoso, acara itu digelar dengan menerapkan protokol kesehatan. Jumlah relawan yang diundang hanya perwakilan tidak sampai 50 orang.

Acara digelar mulai pukul 20.00 WIB sampai pukul 22.00 WIB.

"Acaranya hanya dua jam, pukul 20.00 WIB mulai dan pukul 22.00 WIB sudah selesai. Acara tetap menerapkan protokol kesehatan. Jumlah undangan dibatasi tidak lebih 50 orang," ujarnya.

Soal bernyanyi sambil nyawer, Santoso menjelaskan, di sela-sela acara makan-makan, agar tidak sepi diisi dengan acara elektone untuk hiburan relawan.

Baca juga: Dua Siswa SMP Menikah, Pria 14 Tahun dan Wanita 16 Tahun, Saling Mencintai untuk Hindari Dosa

Baca juga: Oknum Kepsek Cabuli Siswinya, Korban Diajak Jalan-jalan hingga Modus Beri Keringanan SPP

"Pas makan-makan, biar tidak sepi, diisi dengan acara elektone," katanya.

Dikatakannya, acara tasyakuran dibagi menjadi dua, pertama untuk relawan santri dan kedua untuk relawan umum.

Halaman
123
Sumber: TribunnewsWiki
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved