Minggu, 3 Mei 2026

Berita Aceh Utara

134 Santri di Aceh Utara Ikut Ujian Akhir dari Mulai Tafsir Sampai Ushul Fiqh 

Sebanyak 134 santri Pendidikan Diniyah Formal di, Dayah Babussalam Al Hanafiyyah Kecamatan Matangkuli, Aceh Utara mengikuti ujian akhir pendidikan...

Tayang:
Penulis: Jafaruddin | Editor: Nurul Hayati
Foto: Dayah Babussalam
Seratusan santri di Aceh Utara mengikuti ujian akhir yang diadakan Dayah Babussalam Al Hanafiyyah Kecamatan Matangkuli, Aceh Utara. 

Sebanyak 134 santri Pendidikan Diniyah Formal di, Dayah Babussalam Al Hanafiyyah Kecamatan Matangkuli, Aceh Utara mengikuti ujian akhir pendidikan diniyah formal berstandar nasional atau Imtihan Wathani 1442 Hijriah /2021.

Laporan Jafaruddin I Aceh Utara 

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON - Sebanyak 134 santri Pendidikan Diniyah Formal di, Dayah Babussalam Al Hanafiyyah Kecamatan Matangkuli, Aceh Utara mengikuti ujian akhir pendidikan diniyah formal berstandar nasional atau Imtihan Wathani 1442 Hijriah /2021.

Ujian tersebut berlangsung selama tiga hari, 8- 10 Maret 2021, yang diadakan diDayah Babussalam Al Hanafiyyah Matangkuli tersebut diawasi petugas Kementerian Agama (Kemenag) RI, dan Kasi Pendidikan Diniyah Formal dan Ma'had Aly Bidang PD Pontren Kanwil Kemenag Aceh Tgk Mukhlis Hasan. 

Selain itu, juga ikut didampingi oleh Kasubbag Tata Usaha Kantor Kemenag Aceh Utara Drs H Jamaluddin MPd, Kasi PD Pontren Drs H Munzir MPd dan Kasi PAIS Sabaruddin SAg MSos. 

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Aceh Utara H Salamina MA melalui Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kankemenag Aceh Utara Drs H Munzir MPd menjelaskan, ada dua jenjang PDF yang menggelar Imtihan Wathani.

Masing-masing,Wustha (setingkat jenjang Madrasah Tsanawiyah) dan 'Ulya (setingkat jenjang Madrasah Aliyah).

"Ujian akhir PDF Wustha diikuti oleh 78 santri sedang PDF Ulya diikuti 56 santri. Jadi total santri yang mengikuti Imtihan Wathani 1442H PDF Dayah Babussalam Al Hanafiyyah Kecamatan Matangkuli, Aceh Utara sebanyak 134 santri,”jelas Munzir.

Baca juga: Setelah Kunjungan Bersejarah, Paus Fransiskus Meninggalkan Irak, Kembali ke Roma

Untuk tahun ini, ujian dimulai dari8-10 Maret 2021. Adapun mata pelajaran yang diuji adalah Tafsir, Ilmu Tafsir, Bahasa Arab, Hadits, Ilmu Hadits, Nahwu, Sharaf, serta Fiqh dan Ushul Fiqh. 

"Mereka yang sudah mengikuti ujian akhir akan diberikan ijazah yang setara dengan aliyah atau lulusan SMA,” ungkapnya.

Menurut Munzir, penyelenggaraan Imtihan Wathani merupakan amanah Undang-undang  Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren dan PMA nomor 31 Tahun 2020 tentang Pendidikan Pesantren. 

Imtihan Wathani merupakan ikhtiar  Kementerian Agama untuk mengukur capaian kompetensi santri dan standar penguasaan  kurikulum yang berbasis kitab kuning yang mengacu pada Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum untuk Pondok Pesantren. (*)

Baca juga: Panwaslih Aceh Besar Gelar Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif bagi Kelompok Perempuan

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved