Breaking News:

Video

VIDEO Ali Mochtar Ngabalin Pasang Badan, Tak Terima Andi Mallarangeng Seret Jokowi Kudeta Demokrat

Ali Mochtar Ngabalin tak terima keterangan Andi Mallareng yang seret Jokowi dalam kasus anak buahnya.

SERAMBINEWS.COM - Kudeta oleh Moeldoko semakin memanas jelang hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Demokrat didaftarkan ke Kemenkumham, hari ini.

Andi Mallarangeng berhadapan dengan Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin.

Ali Mochtar Ngabalin marah ke Andi Mallarangeng gara-gara nama Presiden Joko Widodo ( Jokowi) diseret dalam prahara kudeta Partai Demokrat.

Ali Mochtar Ngabalin tak terima keterangan Andi Mallareng yang seret Jokowi dalam kasus anak buahnya.

Ali Mochtar Ngabalin berpendapat, nama Jokowi yang terus diseret menandakan Partai Demokrat kehabisan bahan untuk menyelesaikan konflik di internalnya sendiri.

Baca juga: Ini Jumlah Harta Kekayaan Moeldoko, Ketua Umum Partai Demokrat versi KLB

Baca juga: DPD Partai Demokrat Jakarta Gelar Aksi Cap Darah Dukung AHY dan Tolak Moeldoko Jadi Ketum

Baca juga: AHY Sindir Moeldoko yang Ngaku Cinta Partai Demokrat: Mencintai Tak Harus Memiliki

Sebelumnya, Andi Mallarangeng menduga ada campur istana dalam Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat.

Menurut Ali Mochtar Ngabalin, sebagai seorang intelektual Andi Mallarangeng seharusnya mengerti bahwa tidak semua masalah atau urusan dikaitkan dengan Presiden.

Menurut dia, dengan terus menyeret nama Jokowi, seolah olah Andi Mallarangeng dan lainnya tidak memiliki bahan dalam menyelesaikan masalah di internal partai.(*)

Artikel ini telah tayang dengan judul Andi Mallarangeng Minta Penjelasan Istana Soal Moeldoko, KSP: Jangan Sedikit-sedikit Seret Jokowi

Video Editor: Thesi Suryadi

Baca juga: Cerita Ketua DPC Demokrat Ditawari Uang Rp 100 Juta Ikut KLB, Katanya 2024 Calonkan Anak Presiden

Baca juga: Dipanggil tak Menyahut, Ayah Intip Anak dari Lubang Pintu Kamar, Terkejut Lihat Putrinya

Penulis: thesi suryadi
Editor: Muhammad Hadi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved