Breaking News:

Sebelum KLB Demokrat, Ketua DPC Ditawarkan Uang hingga Rp 1 M

Pelaksanaan Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Deli Serdang, Sumut, pada Jumat (5/3/2021) menetapkan Kepala Staf Kepresidenan

hand over dokumen pribadi
Ketua DPC PD Kota Langsa, Syahyuzar Aka 

BANDA ACEH - Pelaksanaan Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Deli Serdang, Sumut,  pada Jumat (5/3/2021) menetapkan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko sebagai Ketua Umum Demokrat.

Sebelum digelarnya hajatan yang dinilai abal-abal oleh kubu Agus Harimurti Yudhoyono, ternyata ada beberapa ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat di Aceh yang  ditawari sejumlah uang untuk ikut KLB tersebut.  

Tidak tanggung-tanggung, tawaran fulus mulai dari ratusan juta hingga miliaran rupiah. Seperti pengakuan Ketua DPC Partai Demokrat Kota Langsa, Syahyuzar Aka yang ditawari uang Rp 1 miliar.

Kepada Serambi Syahyuzar Aka mengatakan, dirinya sempat diihubungi 2 oknum penggerak KLB yang menawarkan uang R 500 juta dan Rp 1 miliar agar ikut menggerakkan minimal 50 persen DPC PD dari 23 kabupaten/kota ikut serta dalam KLB PD itu.

Namun, Syahyuzar Aka menolak langsung tawaran tersebut. "Sebulan sebelum KLB ini mau mereka buat, saya ditelpon oknum MA dari Pusat, oknum MA itu bersedia menyiapkan uang Rp 500 juta agar saya ikut bergabung dengan mereka untuk KLB haram ini,"  ujarnya kepada Serambi, Senin (8/3/2021) malam. "Lalu 5 hari sebelum KLB haram itu, saya kembali lagi ditelepon oknum E juga menawarkan uang dengan jumlah lebih besar dari Rp 1 miliar," jelasnya. Namun, mantan Wakil Ketua DPRK Langsa ini menolak semua tawaran itu.

Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) Partai Demokrat Aceh, Roby Syahputra yang dikonfirmasi Serambi, Senin (8/3/2021), mengungkapkan, selain ketua DPC Langsa, masih ada beberapa ketua DPC lainnya selaku pemilik suara sah yang juga mendapat iming-iming uang. Namun dia tak menyebutkan siapa saja.

“Setahu saya ada (DPC-DPC lain). Tapi (mereka) tetap komit dengan ketum AHY,” ungkap mantan komisioner Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh ini. Meskipun mendapat iming-iming uang, Robby mengatakan, tidak ada satupun ketua DPC Partai Demokrat di Aceh yang membelot untuk menghadiri KLB.(mas/zb) 

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved