Rabu, 8 April 2026

Berita Luar Negeri

Arab Saudi Setujui Penambahan Kuota Haji Malaysia

Malaysia pada Rabu (10/3/2021) mengumumkan bahwa Arab Saudi memenuhi permintaan negaranya untuk menambah kuota haji.

Penulis: Syamsul Azman | Editor: Muhammad Hadi
Foto: Saudi Press Agency
Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman menyambut kedatangan Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin di Riyadh pada Selasa (9/3/2021). 

SERAMBINEWS.COM - Malaysia pada Rabu (10/3/2021) mengumumkan bahwa Arab Saudi memenuhi permintaan negaranya untuk menambah kuota haji.

Melansir dari Anadolu Agency, Rabu (10/3/2021) Perdana Menteri Muhyiddin Yassin mengatakan, kuota negara mayoritas Muslim untuk ziarah tahunan Islam ke Arab Saudi meningkat 10.000 jamaah tahun ini.

Muhyiddin mengatakan dia membuat permintaan saat pertemuan dengan Putra Mahkota Mohammed bin Salman di Istana Al-Yamamah pada hari Selasa, (9/3/2021).

"Ketika situasi haji kembali normal setelah pandemi COVID-19, kami akan mendapatkan kuota tambahan untuk jamaah kami," katanya.

Dia mengatakan putra mahkota telah menanggapi secara positif permintaannya dan menyatakan kesediaan Arab Saudi untuk menyambut jemaah haji Malaysia.

Baca juga: Prajurit TNI Temukan 10 Kilogram Sabu Tak Bertuan di Perbatasan RI-Malaysia, Sebelumnya 42,9 Kg Sabu

Baca juga: Arab Saudi dan Malaysia Tandatangani Kesepakatan, Setelah Muhyiddin Temui Putra Mahkota

Baca juga: Komunitas Aceh di Malaysia, SUBA di Antara Kemanusiaan dan Kekompakan

Kuota untuk Malaysia saat ini mencapai 31.600 menurut Tabung Haji yang dimiliki negara tersebut.

Riyadh menetapkan kuota haji untuk setiap negara berdasarkan jumlah penduduknya.

Selama kunjungan Muhyiddin menandatangani perjanjian untuk memudahkan dan menyederhanakan berbagai proses perjalanan dan logistik bagi jemaah Haji dan Umrah Malaysia.

Umrah adalah ziarah Islam ke Mekah yang dapat dilakukan umat Islam kapan saja sepanjang tahun.

Proses ini termasuk pengaturan bandara, pemeriksaan visa dan paspor, prosedur bea cukai, katanya.

Baca juga: Ribuan Avanza Harus Direcall di Malaysia, Bagian Pompa Bensin Ada Masalah, Diproduksi di Indonesia

Sebelumnya

Pemerintah Malaysia dan Kerajaan Arab Saudi menandatangani kesepakatan kerjasama dalam tiga sektor.

Hal itu terjadi seusai Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman mengadakan pertemuan dengan Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin di Riyadh pada Selasa (9/3/2021).

Dalam pertemuan tersebut, mereka meninjau hubungan bilateral, aspek kerja sama dan peluang untuk memperkuat di berbagai bidang, lapor Saudi Press Agency (SPA).

Baca juga: Ketahuan Bercinta Dalam Mobil, Pemuda Tabrak Tiang Listrik Hingga Polisi Tersangkut di Atap Mobil

Kedua belah pihak juga membahas perkembangan di wilayah tersebut.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved