Berita Gayo Lues
Mahkamah Syar'iyah Blangkejeren Luncurkan Aplikasi SIARA dan SIPA, Ini Manfaatnya
Peluncuran kedua aplikasi yang bisa didownload di Smartphone ini oleh Bupati Gayo Lues, M Amru di Balai Pendopo Bupati Gayo Lues, Rabu (10/3/2021).
Penulis: Rasidan | Editor: Mursal Ismail
Peluncuran kedua aplikasi yang bisa didownload di Smartphone ini oleh Bupati Gayo Lues, M Amru di Balai Pendopo Bupati Gayo Lues, Rabu (10/3/2021).
Laporan Rasidan|Gayo Lues
SERAMBINEWS.COM, BLANGKEJEREN - Pihak Kantor Mahkamah Syar'iyah Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues (Galus) luncurkan aplikasi Sistem Informasi Aplikasi Perkara (SIARA).
Selain itu, juga Aplikasi Sistem Informasi Penelusuran Akta Cerai (SIPA).
Peluncuran kedua aplikasi yang bisa didownload di Smartphone ini oleh Bupati Gayo Lues, M Amru di Balai Pendopo Bupati Gayo Lues, Rabu (10/3/2021).
Pihak Mahkamah Syar'iyah menamakan aplikasi ini SIARA juga mengutip dari Bahasa Gayo yang artinya 'Ada'.
Penamaan bahasa daerah ini juga untuk menghargai bahasa daerah sebagai simbol kearifan budaya lokal.
Baca juga: VIDEO Alami Hipospadia sejak Lahir, Mantan Atlet Voli Wanita TNI AD Kini Jadi Laki-laki
Baca juga: VIDEO Lagi Viral, Aplikasi MyHeritage Ubah Foto Orang Jadi Tersenyum dan Seolah Hidup
Baca juga: Hari Bahagia Berujung Duka, Pengantin Wanita Meninggal Usai Menangis Berlebihan saat Upacara Adat
Bupati Gayo Lues, M Amru, mengatakan aplikasi ini adalah terobosan inovasi dari Mahkamah Syar'iyah Blangkejeren untuk kepentingan masyarakat.
Bupati Gayo Lues juga mendukung penuh Mahkamah Syar'iyah tersebut dalam mewujudkan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Ketua Mahkamah Syari'iyah Blangkejeren, T Swandi, SHI, MH, kepada Serambinews.com, Rabu (10/3/2021) mengatakan Aplikasi SIARA akan membantu masyarakat dalam mencari keadilan.
Pasalnya, melalui Aplikasi SIARA ini pencari keadilan bisa mengetahui informasi perkara, tak perlu harus datang ke Kantor Mahkamah Syar'iyah Blangkejeren.
"Dengan aplikasi ini terciptanya transparansi, sehingga tidak akan ada lagi Pungli oleh oknum makelar yang mengatasnamakan Mahkamah Syari'iyah Blangkejeren," jelas T Swandi.
Sedangkan melalui Aplikasi SIPA, kata Swandi siapa saja bisa mengecek keaslian data akta otentik, seperti akta cerai, sehingga dapat membedakan mana yang asli dan palsu.
Turut hadir saat peluncuran kedua aplikasi ini, seluruh Kepala KUA, para camat, serta operator dari masing-masing satker. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/aplikasi-siara-dan-sipa.jpg)