Update Corona di Abdya
Satu Pasien Probable Covid-19 di Abdya Meninggal, Hasil Swab Negatif
Sedangkan satu pasien probable lainnya diperbolehkan pulang karena tidak ada lagi gejala.
Penulis: Zainun Yusuf | Editor: Mursal Ismail
Terakhir satu warga Kecamatan Jeumpa.
Pasien Probable berjumlah 51 orang, sejumlah 46 orang dinyatakan sembuh, setelah dirawat di rumah sakit, yang bersangkutan tidak ada lagi bergejala Covid-19.
“Untuk sementara hingga Selasa sore, tak ada lagi pasien Probable yang dirawat,” kata Safliati.
Nihil Kasus Baru Positif Covid-19 Selama Tiga Bulan
Semenatara itu, selama tiga bulan terakhir atau sejak 10 Desember 2020 lalu hingga, Rabu (10/3/2021), tidak ditemukan lagi kasus baru warga yang terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kabupaten Abdya.
Selain itu, juga tidak ditemukan warga yang masuk data Suspek (ODP) Covid-19 kurun waktu selama lebih tiga bulan terakhir di Kabupaten Abdya, meliputi sembilan kecamatan mulai Babahrot hingga Lembah Sabil.
Namun, dua pasien baru Probabale atau Pasien Dalam Perawatan (PDP), masih menjalani rawatan di Rumah Sakit Umum Teungku Peukan (RSUTP) Abdya hingga Selasa, hari ini.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Abdya, Safliati SST MKes, membenarkan tidak ada penambahan kasus baru warga tekonfirmasi Positif Covid-19 selama tiga bulan terakhir atau sejak 10 Desember tahun lalu.
Berdasarkan update data sejak Maret hingga 10 Desember 2021 lalu, diketahui bahwa warga Kabupaten Abdya yang terkonfirmasi Positif Covid-19 berjumlah 95 orang.
Dari total 95 warga Abdya terkonfirmasi Positif Covid-19, sebanyak 87 pasien berhasil sembuh setelah menjalani rawatan di rumah sakit dan isolasi di rumah.
Sedangkan 8 pasien lainnya meninggal dunia.
Sebanyak 87 pasien positif dinyatakan sembuh itu setelah mereka menjalani rawatan di Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh dan RSUTP Abdya, beberapa orang diantaranya menjalani isolasi di rumah setelah dirawat di rumah sakit.
Sementara 8 pasien Positif Corona akhirnya meninggal dunia, masing-masing 3 warga Kecamatan Babahrot, 2 warga Kecamatan Blangpidie, 1 warga Kecamatan Jeumpa, 1 warga Kecamatan Lembah Sabil, dan 1 warga Kecamatan Kuala Batee.
Safliati juga Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Abdya menjelaskan bahwa daerah dengan sembilan wilayah kecamatan itu, juga tidak ditemukan lagi warga yang masuk data Suspek (ODP) Covid-19, kurun waktu lebih tiga bulan terakhir.
Update data terakhir Suspek di Kabupaten Abdya, sejumlah 202 orang, hasil pendataan sejak Maret 2020 lalu. Tapi, Seluruhnya selesai menjalani isolasi di rumah sejak lebih tiga bulan lalu atau sejak November 2020 lalu.