Sabtu, 25 April 2026

Viral Medsos

VIRAL Video Penemuan Gunung Emas Bikin Heboh, Warga Ramai-ramai Menggali

Pengunggah video menuliskan jika para penduduk di republik Kongo itu baru saja menemukan gunung berisi endapan emas di dalam tanah.

Editor: Amirullah
Youtube/ 2nacheki
Viral penemuan gunung emas di Kongo yang didatangi ribuan warga. 

Seseorang bernama Arrick sherkon menuliskan, "Kesalahan pertama yang mereka lakukan adalah memposting ini di media sosial,"

Baca juga: Mobil Listrik Murah Berbandrol Rp 200 Jutaan Akan Diproduksi Oleh Nissan dan Mitsubishi

Baca juga: Perpanjangan SIM Cukup di Rumah Mulai April 2021, Korlantas Polri Siapkan Aplikasi Berbasis TI

Nnamdi George juga berkomentar, "Saya berdoa perang tidak akan pecah lagi. Di mana ada kekayaan, orang akan mulai saling membunuh,"

"Mereka perlu mengambil kendali sebelum orang asing datang dan menyatakan beberapa dokumen palsu," tulis Supreme_100.

Ada juga akun bernama Deby derby berkomentar, "Mengapa membagikan ini di media sosial? Mereka baru saja mengundang kejahatan ke desa mereka. Saya berdoa Tuhan melindungi mereka,"

Lalu seorang warganet bernama Mariam Bah menuliskan, "Kita tidak boleh membagikan semuanya di media sosial! Sekarang, tunggu apa yang akan terjadi. Orang asing akan datang dan memulai perang di Kongo"

Video itu pun kini sudah dilihat sebanyak 600 ribu kali.

Baca juga: Spoiler One Piece chapter 1007, Sosok Misterius yang Mendatangi Akazaya Akhirnya Terbongkar.

Tak hanya itu, video yang menunjukkan adanya tambang emas di pegunungan itu dibagikan ulang oleh akun Twitter @AhmadAlgohbary pada 3 Maret 2021.

Dilansir dari News18, lokasi gunung emas itu berada di sebuah desa di provinsi Kivu Selatan Kongo.

Penemuan gunung emas itu pun membuat warga sekitar berbondong-bondong datang untuk ikut mengambil emas.

Hal itu membuat pihak berwenang melarang penambangan sampai diberlakukan pengawasan yang ditetapkan.

Penemuan emas di Luhihi pada akhir Februari mengundang kerumunan penggali ke lokasi tersebut, Menteri Pertambangan Kivu Selatan, Venant Burume Muhigirwa mengatakan memberi tekanan pada desa kecil sekitar 50 km (30 mil) dari ibukota provinsi, Bukavu.

Penambangan subsisten - mengekstraksi mineral dengan peralatan yang belum sempurna - adalah hal yang umum di seluruh Republik Demokratik Kongo.

Baca juga: Israel Ingin Menghancurkan Masjid Al-Aqsa? Berikut Pengakuan Orang Yahudi

Bahkan penambangan emas “artisanal” tersebar luas di bagian timur dan timur laut negara penghasil emas.

Penambang, pedagang dan anggota angkatan bersenjata Kongo (FARDC) diminta untuk meninggalkan lokasi tambang di dalam dan sekitar Luhih.

Lalu semua kegiatan penambangan ditangguhkan sampai pemberitahuan lebih lanjut, tulis sebuah keputusan tertanggal pada hari Senin dan dikonfirmasi oleh Muhigirwa.

Sumber: TribunnewsWiki
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved