3 Hal yang Harus Diperhatikan pada Rumah Sehabis Terkena Gempa Bumi, Simak Ulasan Ini
Jadi, apabila kamu tinggal di daerah yang berpotensi terkena atau rawan gempa, maka kamu perlu memerhatikan kondisi rumahmu
Periksa apakah adukan semen terpisah dari balok.
Cari lubang wastafel atau celah besar di tanah di samping pondasi.
2. Periksa utilitas
Periksa apakah kabel listrik ke rumahmu terlihat kendur atau tidak.
Periksa apakah pemanas air panas miring atau tidak.
Periksa apakah semua sambungan air, pipa kering, toilet, keran aman atau tidak.
3. Periksa bagian dalam rumah
Periksa apakah pintu dan jendela lebih sulit dibuka, dan apakah pintu tidak menutup dengan benar.
Periksa apakah atapnya bocor. Perhatikan kerusakan air pada langit-langit atau plafon.
Periksa apakah saluran dan pipa pembuangan tersambung dan tidak rusak.
Cari celah di dinding, bingkai jendela yang tidak sejajar, dan pelapis dinding luar yang kendor. Mereka semua bisa membiarkan angin masuk.
Periksa apakah lantai dipisahkan dari dinding atau tangga di dalam rumah.
Cari celah antara dinding dan perlengkapan built-in seperti lampu, lemari atau rak buku.
Cari celah di sekitar pipa ledeng yang keluar dari dinding pondasi.
Menurut Federal Emergency Management Agency (FEMA), efek gempa kadang muncul dengan lambat. Penghuni rumah didesak untuk memeriksa rumah mereka dari kerusakan yang mungkin baru saja muncul.
Tembok dapat terpisah dan retakan mulai terbentuk beberapa minggu setelah gempa terjadi. Kerusakan rumah akibat gempa juga bisa tidak kentara.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/gedung-pers-di-simeulue-retak-karena-gempa.jpg)