Internasional

Kehidupan Kulit Hitam Tidak Penting: Dunia Tetap Bungkam, Houthi Membantai Migran Afrika di Yaman

Kehidupan para warga kulit hitam asal Afrika di Yaman dinilai tidak penting bagi Dunia. Bahkan, masyarakat internasional masih bungkam, seusai milisi

Editor: M Nur Pakar
AFP
Seorang pria tertunduk lesu melihat kondisi kamp migran Afrika hangus terbakar di Sanaa, Yaman. 

Menuduh mereka secara sewenang-wenang menahan orang yang selamat.

Bahkan, kerabat para korban dilarang berbicara tentang insiden tersebut.

Baca juga: Warga Yaman Luapkan Kemarahan ke Milisi Houthi, Migran Afrika Dibakar Hidup-hidup

"Kelompok Ansar Allah (Houthi) menyebabkan kematian dan cedera sejumlah migran Afrika dengan memulai api mematikan di fasilitas penahanan yang penuh sesak di Sanaa pada 7 Maret," kata Mwatana.

Secara terpisah, Jaringan Solidaritas Wanita menuduh Houthi menggunakan peluru tajam dan alat peledak untuk menekan protes migran dan menuntut PBB melindungi korban dari intimidasi semacam itu.

“Kami mendesak organisasi internasional, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, untuk memberikan perlindungan kepada para migran yang dirawat di rumah sakit,” kata kelompok itu.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved