Sabtu, 11 April 2026

Internasional

Pakistan Dapat Bantuan 500.000 Dosis Vaksin Covid-19 dari China

Pemerintah Pakistan, Rabu (17/3/2021) menerima bantuan dari Cina berupa 500.000 dosis vaksin Sinopharm.

Editor: M Nur Pakar
AFP
Warga berusia lanjut pergi setelah menerima dosis vaksin Sinopharm di pusat vaksinasi di Lahore, Pakistan, Selasa (16/3/2021) 

SERAMBINEWS.COM, ISLAMABAD - Pemerintah Pakistan, Rabu (17/3/2021) menerima bantuan dari Cina berupa 500.000 dosis vaksin Sinopharm.

Sehingga total pasokan negara itu menjadi 1 juta suntikan, kata Menteri Kesehatan Faisal Sultan.

Negara Asia Selatan berpenduduk 220 juta jiwa itu meluncurkan vaksinasi Covid-19 untuk umum pada 10 Maret, dimulai dengan orang tua.

Petugas kesehatan mulai menerima suntikan pada awal Februari 2021, seperti dilansir Reuters.

"500.000 dosis ini akan memastikan kelancaran kelancaran program vaksin kami, yang saat ini sedang dilakukan untuk warga lanjut usia," kata Sultan dalam sebuah tweet.

Sinopharm, satu-satunya vaksin yang saat ini tersedia di negara ini, membutuhkan dua dosis.

Infeksi virus telah meningkat tajam akhir-akhir ini di negara berpenduduk mayoritas Muslim yang memiliki sejarah menolak vaksinasi.

Baca juga: Eropa Harapkan 200 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Pfizer dan BioNTech pada Pertengahan Tahun Ini

Persentase tes Covid-19 yang kembali positif di seluruh negeri telah menyentuh 6,26% dan melintasi 11% di Punjab, provinsi terbesar.

Pakistan telah mencatat 612.315 kasus virus korona dan 13.656 kematian, dengan 2.351 infeksi dan 61 kematian dilaporkan dalam 24 jam terakhir.

Negara ini belum mendapatkan vaksin apa pun dari produsen obat dan bergantung pada inisiatif COVAX GAVI / WHO untuk negara-negara miskin dan donasinya.

Pakistan mengharapkan untuk mendapatkan batch pertama GAVI yang terdiri dari 2,8 juta dosis AstraZeneca sekitar akhir bulan ini, kata para pejabat.

Baca juga: Moderna Mulai Uji Coba Vaksin Covid-19 ke Anak-anak

Selain Sinopharm dan AstraZeneca, Pakistan telah menyetujui vaksin Sputnik Rusia dan CanSino Biologics Inc (CanSinoBIO) milik Rusia untuk penggunaan darurat.

CanSinoBIO telah merilis hasil kemanjuran sementara dari uji coba multi-negara, termasuk Pakistan, menunjukkan kemanjuran 65,7%.

Sehingga, mampu mencegah kasus gejala virus Corona dan tingkat keberhasilan 90,98% dalam menghentikan infeksi parah.

Di Pakistan, kemanjuran vaksin CanSinoBIO dalam mencegah kasus bergejala adalah 74,8% dan 100% untuk mencegah penyakit parah.

Baca juga: Jangan Terlambat Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Kedua, Ini Efek Samping Akan Dirasakan

Pihak berwenang pekan lalu membatalkan keputusan untuk mengizinkan pertemuan dalam ruangan besar.

Seperti bioskop, teater, dan ruang pernikahan di Pakistan setelah membuka hampir semua sektor masyarakat.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved