Rabu, 6 Mei 2026

All England 2021

Indonesia Dipaksa Mundur dari All England 2021, Marcus: BWF Gagal Mengatur Masalah Ini

Jika ada aturan ketat untuk memasuki wilayah Inggris karena Covid, BWF seharusnya sudah mendaftarkan sistem bubble yang menjamin keamanan pemain & tim

Tayang:
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Safriadi Syahbuddin
BADMINTON INDONESIA
Pebulutangkis Ganda Putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo 

SERAMBINEWS.COM – Pebulutangkis ganda putra andalan Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon mengungkapkan kekecewaannya terhadap Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), Kamis (18/3/2021).

Pasalnya, seluruh skuad Indonesia yang berlaga di All England 2021 dipaksa mundur dari turnamen bergengsi tersebut.

Kekecewaan itu dilontarkan Marcus dalam unggahan di akun Instagram-nya @marcusfernaldig.

“Harus diperhatikan bahwa BWF telah gagal dalam mengatur masalah ini,” kecam Marcus.

Marcus mengungkapkan bahwa, ia bersama tim Indonesia sangat terkejut mendapat kabar bahwa mereka harus mundur dari All England 2021.

Hal itu dikarenakan adanya penumpang anonim yang dinyatakan positif Covid-19 dalam penerbangan yang sama dengan skuad Garuda.

Baca juga: UPDATE All England 2021 – Indonesia Dipaksa Mudur dari Turnamen, PBSI: Luar Biasa Menyakitkan

Baca juga: Misterius, Siapa Penumpang yang Bikin Seluruh Wakil Indonesia Dipaksa Mundur dari All England 2021?

Diketahui, Tim Indonesia menggunakan pesawat Turkish Airlines dari Jakarta menuju Birmingham, dengan melakukan transit di Istanbul, Turki.

Marcus mengungkapkan, sebelum penerbangan menuju Birmingham, semua tim Indonesia telah dinyatakan negatif dari Covid-19.

Bahkan, setibanya mereka di Birmingham pada Sabtu (13/3/2021), juga dilakukan tes PCR dan hasilnya negatif covid-19.

Marcus juga menyingung soal kekacauan All England 2021 beberapa jam sebelum dimulainya pertandingan.

“Beberapa dari Anda mungkin memperhatikan bahwa permainan hari ini (Rabu, 17/3/2021) ditunda karena 7 kasus positif yang mereka temukan di anggota tim lain (negara lain),” katanya.

Kekacauan itu di alami oleh Tim India, Denmark dan Thailand.

Di mana otoritas Inggris menyatakan 7 orang (4 India, 1 Denmark, Thailand) dinyatakan terindikasi positif Covid-19.

Baca juga: Dipaksa Mundur dari All England 2021, Gideon Ungkap Kejanggalan dan Minta BWF Tanggung Jawab

BWF bersama Aosiasi Bulutangkis Inggris kemudian mengambil uji tes ulang dan didapatkan hasil negatif.

“Setelah mereka di tes ulang, hasilnya SEMUA DIDAPATKAN NEGATIF,” tulis Marcus menggunakan Capslock.

Ia merasa BWF dan panitia All England tidak bersikap adil terhadap Indonesia.

“Jadi mengapa kita tidak juga memiliki keadilan yang sama di sini?,” ungkapnya yang kecewa.

Marcus pun meminta keadilan BWF dan panitia mengenai nasib mereka di ajang prestisius ini.

“Seperti yang Anda lihat semua 7 kasus positif bisa berubah menjadi 7 kasus negatif hanya dalam 1 hari,” katanya.

“Kami benar-benar tidak percaya lagi pada tes covid yang mereka (BWF) jalankan,” kecamnya.

Baca juga: All England Open 2021 Berakhir untuk Indonesia, Marcus/Kevin Cs Dipaksa Mundur, Ini Penjelasan BWF

Marcus mengatakan, jika ada aturan ketat untuk memasuki wilayah Inggris karena Covid, BWF seharusnya sudah mendaftarkan sistem bubble yang menjamin keamanan pemain dan ofisial.

“Pemain harus menjalani karantina sebelum acara,” katanya.

PBSI: Ini sungguh menyakitkan

Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) mengaku kecewa dan sungguh menyakitkan dengan keputusan tersebut.

Berdasarkan pernyataan Manajer Tim Indonesia, Ricky Soebagdja, Indonesia dipaksa mundur karena dalam pernerbangan ke Birmingham terdapat peumpang positif Covid-19.

“Kami tidak diberi tahu siapa, berapa orang, dan dari mana asal orang yang positif tersebut,” ungkap Ricky , Kamis (18/3/2021).

Sesuai dengan regulasi Pemerintah Inggris, kata Ricky, saat ini seluruh tim harus menjalankan isolasi mandiri.

“Sehingga, tim Indonesia dipaksa mundur dan isolasi sampai 23 Maret di Birmingham, terhitung 10 hari sejak kedatangan ke Birmingham, Sabtu (13/3/2021) lalu,” jelasnya.

Manajer Tim Indonesia itu mengaku sangat kecewa dan ini luar biasa menyakitkan bagi Marcus dan kawan-kawan yang bertanding.

Baca juga: BWF Rilis Skedul All England Open 2021 Malam Ini - Marcus/Kevin Awali Perjuangan 7 Wakil Indonesia

Pasalnya, kemenangan yang diraih oleh tiga dari enam wakil Indonesia yang sudah bertanding tadi malam, menjadi sia-sia.

“Hal ini merupakan kejadian luar biasa menyakitkan dan mengecewakan bagi kami semua,” ungkap Ricky.

Namun, pihak Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) maupun dari pihak panitia All England tidak bisa melakukan apapun.

“Baik dari BWF maupun Panitia All England sendiri pun tidak bisa berbuat apa-apa karena hal ini sudah menjadi regulasi pemerintah Inggris,” imbuh Ricky.

Manajer Tim Indonesia dalam pernyataanya mengungkapkan bahwa keadaan seluruh tim Indonesia yang berada di Birmingham saat ini dalam keadaan sehat dan baik-baik saja. (Serambinews.com/Agus Ramadhan)

Ikuti Kami di Google News >>> Klik di sini <<<

Baca Juga Lainnya:

Baca juga: Ngaku Diberi Uang Rp 50 Juta Tiap Bulan, Iis Rosita Dewi Tak Tahu Penghasilan Lain Edhy Prabowo

Baca juga: Remaja Ini Bantah Alami Gerakan Tubuh tak Terkontrol Gegara Main Game, Keluarga Klarifikasi Begini

Baca juga: Hendak Kabur, Seorang Pelaku Pengrusakan Kantor Keuchik Rambong Payong, Peulimbang Ditangkap

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved