Minggu, 10 Mei 2026

Berita Aceh Tamiang

Petani Karet Ditemukan Meninggal Telungkup di Parit Perkebunan, Diduga Asam Lambung Kambuh

Korban ditemukan oleh petani lainnya dalam kondisi terlungkup dan berlumuran lumpur di dalam parit yang penuh air.

Tayang:
Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Saifullah
Dok Polres Aceh Tamiang
Anak korban bersama warga saat melakukan evakuasi jasad petani akret di parit, Kamis (18/3/2021). Kuat dugaan kematian ini disebabkan sakit. 

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG – Norman (54), petani karet di Aceh Tamiang ditemukan tewas di dalam parit perkebunan warga di Kampung Seumadam, Kecamatan Kejuruanmuda, Kamis (18/3/2021).

Korban ditemukan oleh petani lainnya dalam kondisi terlungkup dan berlumuran lumpur di dalam parit yang penuh air.

Jasad korban pertama kali dilihat oleh seorang petani yang melintas di lokasi kejadian, sekira pukul 07.30 WIB.

Temuan itu kemudian dilaporkan kepada kepala dusun yang kemudian memastikan identitas korban sebagai Norman, warga Dusun Sejahtera, Kampung Seumadam.

“Korban langsung dikenali oleh kepala dusun yang langsung dipanggil anaknya,” kata Kasubbag Humas Polres Aceh Tamiang, Iptu Untung Sumaryo.

Baca juga: GeRAK Aceh Minta Kejati Juga Terapkan UU TPPU dalam Kasus Proyek Jalan Muara Situlen Gelombang Agara

Baca juga: 161 Personel Polres Langsa Jalani Suntik Vaksin Covid-19

Baca juga: Tarung Uji Coba di Lhong Raya, PON Aceh Kembali Jajal Persiraja, Ini Prakiraan Pemain Kedua Tim

Iptu Untung mengungkapkan, pihak keluarga menyatakan, sebelum korban ditemukan tewas, korban sudah tidak pulang ke rumah sejak Rabu kemarin.

Menurut keluarga, korban pergi meninggalkan rumah pada Rabu (17/3/2021) pagi, menuju ke kebun karet sejauh dua kilometer dengan berjalan kaki.

“Keluarga memastikan selama ini korban tidak memiliki masalah dengan anak-anaknya, saudara ataupun warga di lingkungannya, jadi kecil kemungkinan disebabkan penganiayaan,” kata Untung.

Pihak keluarga kemudian menjelaskan, kalau dalam setahun terakhir, korban mengidap penyakit asam lambung dan sesak napas.

Keluarga menduga penyakit tersebut kambuh saat korban ke kebun, sehingga jadi pemicu utama kematian ini.

Baca juga: Honda PCX Didesain Agar Pengemudi tak Mudah Lelah

Baca juga: BLT UMKM Dicairkan Bulan Maret, Ini Syarat dan Cara Dapat Dana Tunai Rp 2,4 Juta

Baca juga: Banyak Istri di Aceh Besar Minta Cerai, Begini Perbandingan Cerai Gugat & Cerai Talak di MS Jantho

“Kebiasaannya kalau penyakit ini kambuh, korban sesak napas, diduga ini yang menyebabkannya jatuh ke parit,” ungkap Untung.

Untung menambahkan, keterangan keluarga ini didukung dengan hasil olah TKP dan pemeriksaan Tim Inafis Polres Aceh Tamiang yang tidak menemukan kejanggalan, termasuk tidak ada luka memar di tubuh korban.

“Keluarga menolak dilakukan visum dan memilih langsung memakamkan korban karena sudah ikhlas dengan kejadian ini,” tandas Untung.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved