Internasional
Suami Ratcliffe Mengecam Pendekatan Inggris Terhadap Penahanan Istrinya di Penjara Iran
Suami Nazanin Zaghari-Ratcliffe mengkritik penanganan pemerintah Inggris terhadap penahanan istrinya di penjara Iran.
SERAMBINEWS.COM, LONDON - Suami Nazanin Zaghari-Ratcliffe, Kamis (18/3/2021) mengkritik penanganan pemerintah Inggris terhadap penahanan istrinya di penjara Iran.
Dia menuduh pemerintah bersembunyi di balik kewarganegaraan ganda Iran-Inggris untuk mengecilkan kondisi istrinya.
Richard Ratcliffe mengatakan pendekatan London telah memungkinkan lima tahun pelecehan yang sangat buruk.
Hukuman lima tahun istrinya karena tuduhan mata-mata yang dia bantah baru-baru ini berakhir.
Dilansir Reuters, dakwaan baru diajukan terhadapnya pada Minggu (14/3/2021).
Baca juga: Presiden Iran Sebut Kelompok Garis Keras Sebagai Pengkhianat, Halangi Pencabutan Sanksi AS
“Inggris bersembunyi di balik kewarganegaraan ganda dan membuat argumen Iran yang selalu bersikeras, Iran tidak mengakui kewarganegaraan ganda," katanya.
"Sejujurnya tidak relevan apa yang diakui Iran, itulah yang ingin Inggris lakukan untuk melindungi warganya, ”tambahnya.
Ratcliffe mengkritik pemerintah Inggris karena tidak mengirimkan perwakilannya ke sidang pengadilan.
"Pemerintah Inggris untuk alasan apa pun tidak akan menegaskan ke-Inggris-an Nazanin dan mereka terus menekankan dia berkewarganegaraan ganda," tambahnya.
Baca juga: Iran Dukung Serangan Houthi ke Kerajaan Arab Saudi, Berdalih Melawan Arogansi Global
"Yang harus saya katakan terlihat seperti rasisme peluit anjing," katanya kepada Evening Standard dalam sebuah wawancara pedas pada Rabu (17/3/2021).
"Ada semacam korban yang menyalahkan karena fokus pada kewarganegaraan ganda, seolah-olah itu salahnya bahwa dia kebetulan memiliki paspor kedua," katanya.
Membandingkan penanganan Inggris atas penahanan istrinya dengan bagaimana AS mendekati situasi yang serupa, Ratcliffe berkata:
“Mereka tidak memiliki orang Amerika asli dan daftar B berkewarganegaraan ganda Amerika."
"Sedangkan Inggris sangat tegas dalam menekankan kewarganegaraan ganda di titik di mana tidak perlu."
"Itu tidak masuk akal."
"Ada cara untuk meremehkan apa yang sedang terjadi."
Baca juga: Negara Teluk Bersatu Mendukung Arab Saudi, Cegah Serangan Milisi Houthi Dukungan Iran
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/suami-di-inggris-memprotes-penahanan-istrinya-di-iran.jpg)