Ini Pemicu Bentrokan Dua Ormas di Medan, Pelaku Diamankan Polisi
Dua organisasi masyarakat terlibat bentrokan di Jalan Bulan, Kecamatan, Medan Kota pada Sabtu (20/3/2021).
SERAMBINEWS.COM, MEDAN- Dua organisasi masyarakat terlibat bentrokan di Jalan Bulan, Kecamatan, Medan Kota pada Sabtu (20/3/2021).
Bentrok melibatkan kelompok diduga anggota Pemuda Pancasila (PP) dengan anggota Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI).
Bentrokan dua ormas kemarin diduga dipicu akibat adanya pengecatan fasilitas umum bergambar loreng.
Masalah ini sebenarnya bukan hal baru di Sumatera Utara, khususnya Kota Medan.
Kejadian serupa sudah sering terjadi, bahkan di lokasi yang sama.
Berdasarkan catatan www.tribun-medan.com , pada tahun 2016 silam, bentrokan yang sama juga sempat terjadi antara kelompok PP dan AMPI.
Saat itu petugas kepolisian mengamankan 12 orang pemuda dengan barang bukti berbagai senjata tajam.
Karena masalah cat loreng ini kerap memicu bentrokan dan perkelahian, Kapolsekta Medan Kota yang kala itu dipimpin Kompol Martuasah Tobing mengambil langkah tegas.
Kompol Martuasah Tobing yang sekarang menjabat sebagai Kasat Reskrim Polrestabes Medan memerintahkan anggotanya, dengan berkoordinasi bersama pihak kecamatan dan lingkungan mengecat posko organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) yang awalnya loreng, menjadi putih.
Sejak tahun 2016 hingga pertengahan 2020 lalu, kegiatan pengecatan fasilitas umum bergambar loreng menjadi warna netral gencar dilakukan polisi, khususnya jajaran Polda Sumut.
Apalagi, Kapolda Sumut saat itu, Irjen Agus Andrianto memasukkan program pengecatan fasilitas umum bergambar loreng menjadi warna netral ke dalam program 100 hari kerjanya.
Sebab, cat loreng di fasilitas umum ini dianggap merusak estetika kota.
Belakangan, setelah aksi pengecatan fasilitas umum bergambar netral usai dilakukan polisi, kini kelompok OKP kembali mengecat fasilitas umum dengan cat bergambar loreng.
Masalah ini pula yang kemudian memicu bentrokan di Jalan Bulan, Kecamatan Medan Kota.
Terkait masalah ini, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi dan Kapolsekta Medan Kota Kompol Rikki Ramadan ketika dihubungi www.tribun-medan.com, Minggu (21/3/2021) belum memberikan jawaban, apakah ada rencana serupa mengecat fasilitas umum bergambar loreng menjadi warna netral.