Breaking News:

Alfamart Dilempari Molotov

Minimarket berjaringan, Alfamart, di Desa Paloh Lada, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara, Sabtu (20/3/2021) malam

Editor: hasyim
SERAMBI/ZAKI MUBARAK
Gerai Alfamart di Desa Paloh Lada, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara, yang dilempari bom molotov oleh pelaku yang belum teridentifikasi pada Sabtu (20/3/2021) malam, sudah buka kembali. Foto direkam Minggu (21/3/2021). Minuman botol yang berserakan akibat terkena bom (insert) 

LHOKSEUMAWE - Minimarket berjaringan, Alfamart, di Desa Paloh Lada, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara, Sabtu (20/3/2021) malam, dilempari bom molotov oleh pria yang belum teridentifikasi. Suara ledakan pada peristiwa yang terjadi seusai shalat Magrib, itu mengejutkan warga sekitar. Belum diketahui motif pelaku melempar molotov ke Alfamart yang berlokasi di pinggir Jalan Banda Aceh-Medan, tersebut.

Setelah kejadian, berkembang isu di masyarakat bahwa tujuan pelaku melempar bom molotov agar Alfamart tersebut terbakar. Tapi, minimarket yang saat itu sedang tutup atau istirahat shalat Magrib, tidak terbakar karena bom molotov--bom bakar yang terbuat dari botol yang diisi bensin/alkohol lalu diberikan sumbu berupa tali atau kain--yang dilempar pelaku jatuh mengenai rolling door bagian depan gerai tersebut.

Karena ada bagian rolling door yang tidak ditutup rapat, minuman botol yang tersusun di tempat itu dan beberapa barang lain rusak akibat terkena molotov. Informasi yang dihimpun Serambi, Sabtu (20/3/2021), penyerangan tersebut diduga terjadi akibat persaingan tidak sehat antarpemilik toko yang ada di kawasan itu.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Eko Hartanto, melalui Kapolsek Dewantara, AKP Nurmansyah, saar dikonfirmasi Serambi, Sabtu (20/3/2021) malam, menjelaskan, pelemparan bom molotov itu terjadi sekitar pukul 19.15 WIB. Menurutnya, Kepala Gerai Alfamart Paloh Lada, Andika Yuda (29), terkejut mendengar suara dentuman dari depan pintu toko yang tidak tertutup rapat.

“Ketika memeriksa keluar, Andika menemukan api yang masih menyala dan asap yang masih mengepul dari bom molotov tersebut,” kata Kapolsek. Setelah mendapat informasi tentang kejadian itu, tambah AKP Nurmansyah, pihaknya langsung turun ke lokasi untuk melakukan penyelidikan dan memeriksa rekaman CCTV yang dipasang di Alfamart tersebut.

“Kita masih lakukan penyelidikan, namun tidak memasang police line (garis polisi) di lokasi kejadian. Sebab, tak lama setelah peristiwa itu, Alfamart tersebut buka kembali seperti biasa dan pekerjanya menyusun kembali barang-barang yang berserakan akibat terkena molotov,” ungkap AKP Nurmansyah. 

Aksi Pelaku Terekam CCTV

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Eko Hartanto, melalui Kapolsek Dewantara, AKP Nurmansyah, juga mengatakan, dalam rekaman CCTV itu tampak dua pria datang mengendarai sepeda motor (sepmor) jenis Honda Scoopy berhenti di depan Alfamart tersebut. Lalu, satu dari dua orang itu turun dari sepmor dan kemudian membakar sumbu bom molotov. Setelah api menyala, pelaku langsung  melempar bom itu ke arah gerai Alfamart.

Usai melakukan aksinya, kedua pelaku langsung tancap gas ke arah barat (arah Banda Aceh) dengan tanpa meninggalkan jejak. Menurut AKP Nurmansyah, tak ada korban jiwa dalam kejadian itu dan hanya pemilik Alfamart diperkirakan mengalami kerugian senilai Rp 2 juta.

Ia menambahkan, untuk sementara pihaknya belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut karena sedang melakukan penyelidikan lanjutan. “Belum ada perkembangan. Kami baru sebatas mengumpulkan bukti berupa serpihan bom molotov dan meminta keterangan dari para saksi,” ujar  Kapolsek Dewantara ketika dihubungi kembali oleh Serambi, Minggu (21/3/2021) sore. (zak)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved