Breaking News:

Internasional

PM Yaman Kunjungi Arab Saudi, Bahas Perjanjian Riyadh dan Krisis Ekonomi

Perdana Menteri Yaman, Maeen Abdulmalik Saeed tiba di ibu kota Arab Saudi pada Minggu (21/3/2021).

AFP
Para demonstran turun ke jalan untuk menuntut perbaikan perekonomian di Aden, Yaman, Selasa (16/3/2021). 

SERAMBINEWS.COM, DUBAI - Perdana Menteri Yaman, Maeen Abdulmalik Saeed tiba di ibu kota Arab Saudi pada Minggu (21/3/2021).

Direncanakn, membahas Perjanjian Riyadh dan krisis ekonomi Yaman, lapor kantor berita Saba News.

Didampingi Menteri Keuangan Yaman Salem bin Breik, Saeed dijadwalkan bertemu para pejabat Saudi.

Untuk membahas kemungkinan menerima dukungan ekonomi bagi pemerintah mereka.

Baca juga: Pasukan Yaman Tangkap 23 Milisi Houthi Dalam Pertempuran Sengit di Hajjah

Dukungan tersebut bertujuan untuk memenuhi kewajiban pemerintah Yaman yang diperlukan.

Termasuk layanan dasar, kepada warga negara dan untuk mengakhiri kemerosotan nilai tukar mata uang nasional.

Sebelumnya pada Desember 2020, Saeed mengatakan korupsi institusional dan mata uang yang berputar akan menjadi salah satu target pemerintah baru Yaman.

Dia menambahkan pemerintahan baru akan fokus pada menghidupkan kembali ekonomi Yaman.

Baca juga: Pengadilan Militer Yaman Tetap Tuntut Para Pemimpin Milisi Houthi, Terutama Abdul Malik Al-Houthi

Menghentikan depresiasi riyal, meringankan penderitaan rakyat Yaman dan memerangi korupsi di lembaga-lembaga negara.

Saeed juga akan menginformasikan Presiden Yaman Abed Rabbo Mansour Hadi tentang sejumlah perkembangan.

Termasuk upaya yang sedang berlangsung untuk menyelesaikan implementasi Perjanjian Riyadh dan menilai perkembangan.(*)

Baca juga: Arab Saudi Kutuk Penyerbuan ke Istana Presiden di Yaman

Editor: M Nur Pakar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved