Internasional
Gulf Keystone Kembali Tambang Migas di Wilayah Kurdi Irak
Gulf Keystone, sebuah perusahaan minyak independen yang terdaftar di London tetap menambang migas di wlayah Kudi Irak.
SERAMBINEWS.COM, RIYADH - Gulf Keystone, sebuah perusahaan minyak independen yang terdaftar di London tetap menambang migas di wlayah Kudi Irak.
Direncanakan, produksi harian mencapai 55.000 barel minyak per hari (bph).
Dilansir ArabNews, Selasa (23/3/2021), peningkatan produksi diharapkan terjadi pada kuartal kedua tahun ini, kata perusahaan.
Baca juga: Realisasi Penerimaan Aceh dari Migas 2020 Tercatat Rp 483,451 Miliar
Panduan sebelumnya untuk produksi bruto rata-rata tidak akan berubah.
Sisa belanja modal yang dibutuhkan diperkirakan antara $ 40 juta dan $ 45 juta, kata Gulf Keystone.
Itu akan menghasilkan total belanja modal sebanyak $ 65 juta tahun ini.
“Aliran kerja sudah dimulai, dan kami menargetkan untuk memulai kembali pengeboran SH-13 pada kuartal ketiga 2021," tambahnya.
Baca juga: Bentrok dengan Turki, Siprus Gandeng Israel Selesaikan Sengketa Migas Laut Mediterania Timur
"Tetap tunduk pada pengelolaan dampak lanjutan Covid-19 pada pergerakan orang, layanan, dan peralatan,” kata CEO Jon Harris .
Gulf Keystone telah memulai kembali aktivitas ekspansinya dengan dukungan dari mitranya Kalegran BV, sebuah unit dari MOL Hungarian Oil & Gas.
Gulf Keystone merupakan operator Shaikhan Field, salah satu pengeboran migas terbesar di wilayah Kurdistan, Irak.(*)
Baca juga: Turki Siap Buat Perjanjian Eksplorasi Migas dengan Mesir, Jika Ketegangan Mereda
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pengeboran-migas-di-wilayah-kurdi-irak.jpg)