Internasional
PBB dan AS Dukung Arab Saudi Mengakhiri Perang di Yaman
PBB menyambut baik inisiatif perdamaian baru Arab Saudi untuk mengakhiri perang di Yaman. "Proposal tersebut sejalan dengan upaya badan dunia itu
SERAMBINEWS.COM, NEW YORK - PBB menyambut baik inisiatif perdamaian baru Arab Saudi untuk mengakhiri perang di Yaman.
"Proposal tersebut sejalan dengan upaya badan dunia itu sendiri," kata Farhan Haq, Wakil Juru bBicara Sekretaris Jenderal Antonio Guterres.
Inisiatif Saudi, yang mencakup gencatan senjata komprehensif dan pembukaan kembali bandara Sanaa, diumumkan oleh Menteri Luar Negeri Pangeran Faisal bin Farhan.
Rencana tersebut juga akan mengurangi pembatasan pelabuhan Hodeidah dan melanjutkan proses politik.
Haq mengatakan utusan khusus PBB Martin Griffiths telah bekerja untuk mengamankan gencatan senjata nasional.
Membuka kembali bandara untuk pesawat sipil dan memulai kembali pembicaraan.
Baca juga: Pasukan Yaman Tangkap 23 Milisi Houthi Dalam Pertempuran Sengit di Hajjah
“Tidak ada keraguan bahwa setiap upaya harus dilakukan untuk mengakhiri konflik di Yaman dan mengatasi penderitaan rakyat Yaman," ujarnya.
"PBB berharap untuk terus bekerja dengan semua pihak untuk mencapai tujuan ini,” katanya.
Guterres sendiri menyambut baik inisiatif tersebut, selama panggilan telepon dengan duta besar Kerajaan untuk PBB Abdallah Al-Mouallimi.
Guterres menegaskan dukungannya untuk inisiatif tersebut dan untuk mencapai solusi politik yang komprehensif.
Dia menambahkan inisiatif ini sejalan dengan inisiatif dan upaya PBB dalam menyelesaikan krisis.
Inisiatif baru untuk mengakhiri perang enam tahun juga mendapat dukungan dari komunitas internasional.
Selama panggilan telepon, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan kepada Pangeran Faisal bahwa Washington mendukung upaya untuk mengakhiri konflik di Yaman.
Baca juga: Arab Saudi Kutuk Milisi Houthi, Serangan Drone Ledakkan Kilang Minyak Riyadh
“Dimulai dengan kebutuhan semua pihak untuk berkomitmen pada gencatan senjata dan memfasilitasi pengiriman bantuan kemanusiaan,' tambahnya.
Blinken mengatakan Washington berkomitmen untuk mendukung pertahanan Arab Saudi.
Dia mengutuk keras serangan baru-baru ini terhadap wilayah Kerajaan dari kelompok-kelompok yang bersekutu dengan Iran di wilayah tersebut."
Utusan AS untuk Yaman Tim Lenderking menyambut baik komitmen Arab Saudi dan pemerintah Yaman untuk gencatan senjata dan proses politik.
"Kami berharap para pihak merundingkan sisa rincian gencatan senjata untuk meringankan penderitaan rakyat Yaman dan transisi ke proses politik yang dipimpin Yaman," tambahnya.
Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab menyambut baik pengumuman tersebut.
Baca juga: Pengadilan Militer Yaman Tetap Tuntut Para Pemimpin Milisi Houthi, Terutama Abdul Malik Al-Houthi
Langsung menyerukan gencatan senjata nasional dan tindakan untuk mengurangi pembatasan akses kemanusiaan.
"Houthi sekarang harus menyesuaikan langkah-langkah menuju perdamaian dan mengakhiri penderitaan rakyat Yaman," kata Raab.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/milisi-houthi-laksanakan-pemakaman-massal.jpg)