Berita Aceh Selatan
Situnjong Membumi, Ekonomi Masyarakat Jadi Hebat
Hadirnya Situnjong Motif Khas Aceh Selatan telah mendorong pelaku usaha khususnya produk souvernir daerah dan menciptakan lapangan kerja baru.
Penulis: Taufik Zass | Editor: Taufik Hidayat
Laporan Taufik Zass | Aceh Selatan
SERAMBINEWS.COM, TAPAKTUAN - Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan merupakan salah satu unit usaha masyarakat yang terdampak terhadap pandemi covid-19. Dimana usahakan ini mengalami penurunan omzet yang drastis.
Dampak tersebut sampai ke daerah-daerah termasuk Aceh Selatan. Pelan tapi pasti, geliat usaha tersebut mulai berdenyut kembali.
Hadirnya Situnjong Motif Khas Aceh Selatan telah ikut mendorong gerak para pelaku usaha khususnya produk souvernir daerah dan membuka peluang usaha bagi reseller, serta menciptakan lapangan kerja baru.
Situnjong tidak hanya sekedar motif tapi telah menjadi identitas khasanah budaya daerah.
Motif ini bisa kita temui di berbagai motif bordiran di tirai pelaminan, kain kasab, bantal, tilam, kipas, aksesoris pelaminan tradisional lainnya atau di bidang arsitektur seni ukiran bangunan tradisional rumah panggung (tempo doeloe) yang terbuat dari kayu di Aceh Selatan.
Namun demikian, seiring perkembangan zaman, motif pelaminan tradisional dan motif arsitektur ini mulai ditinggalkan masyarakat dan beralih ke seni ala barat yang diklaim lebih modern.
Baca juga: Ucapan Duka dari Gubernur Aceh atas Meninggalnya Dr. HC. Adnan Ganto bin Hasan Basri Ganto
Baca juga: Selain Senang Berteman, Adnan Ganto Kecil Ternyata Suka Bermain Bola
Baca juga: Gegara Informasi Target Pembunuhan Bocor, Agen Rahasia Rusia dan Inggris Saling Buru
Baca juga: Pendidikan Berlalu Lintas Mulai Menjadi Mata Pelajaran bagi Pelajar dan Guru, Begini Prosesnya
Baca juga: MPU Aceh Bahas Terkait Penggusuran Tempat Usaha di Atas Tanah Negara Menurut Islam
Ketika ditanya Serambinews.com Selasa (23/03/21), kepada salah seorang masyarakat, Hasbaini, S.Pd., M.Pd mengatakan, saat ini situnjong tampil dengan nuansa baru, di desain dengan pola milenial yang lebih modis dan trendy, berupa bordiran di songkok, baju, jilbab, syal, sarung, mukena, dan bros.
"Mari membumikan situnjong dengan mengkoleksi produk-produk tersebut, sehingga ekonomi masyarakat menjadi hebat," kata Hasbaini.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/hadirnya-situnjong.jpg)