Jumat, 10 April 2026

Internasional

Kapal Kargo Raksasa Melintang di Terusan Suez, Jalur Pelayaran Tertutup

Satu Kapal kargo raksasa melintang tengah-tengah di Terusan Suez, jalur pelayaran terpenting di Dunia.

Editor: M Nur Pakar
AP
Peta kapal kargo dengan gambar kuning melintang di Terusan Suez, Mesir, Rabu (24/3/3021). 

SERAMBINEWS.COM, KAIRO - Satu Kapal kargo raksasa melintang tengah-tengah di Terusan Suez, jalur pelayaran terpenting di Dunia.

Kapal Ever Given, dengan lebar 200 kaki dan panjang 1.300 kaki yang berlayar di bawah bendera Panama, telah menyebabkan kemacetan pelayaran lintas benua.

Insiden terjadi di perairan Mesir, yang secara langsung menghubungkan Eropa ke Asia.

Tampilan kapal yang terdampar, seperti yang terlihat di postingan Instagram oleh seorang awak kapal di belakang kapal:

Kapal kandas sekitar pukul 7:40 waktu setempat pada Selasa (23/3/2021) menurut pernyataan dari Bernhard Schulte Shipmanagement, manajer teknis kapal..

Sebuah kapal menavigasi kapal Ever Given yang terdampar di Terusan Teuz, Mesir pada Rabu (24/3/2021)
Sebuah kapal menavigasi kapal Ever Given yang terdampar di Terusan Teuz, Mesir pada Rabu (24/3/2021) (AP)

Baca juga: Perompak Bajak Kapal Irak, Awak Kapal Bantu Bajak Laut Bawa ke Lokasi Tak Diketahui

Dilansir Reuters, kapal itu masih macet sekitar 24 jam kemudian pada Rabu (24/3/2021) pagi.

Kapal tunda dan peralatan penggalian sedang bekerja untuk membebaskan kapal tersebut.

Bagian dari kapal tampaknya tertanam di tepi kanal.

Hal itu berdasarkan gambar yang dibagikan di Twitter oleh analis perkapalan John Scott-Railton, seorang analis yang berbasis di University of Toronto:

Baca juga: Ditpolairud Polda Aceh Tenggelamkan 2 Kapal Penangkap Ikan Negara Asing di Pelabuhan Ulee Lheue

Sebuah pernyataan yang diposting Rabu (24/3/2021) dari perusahaan pengiriman Ever Given, GAC Egypt, mengatakan kondisi angin mempersulit upaya membebaskan kapal tersebut.

"Sejauh ini, belum ada kemajuan yang dicapai," katanya.

Kapal itu menuju Rotterdam, Belanda, dari Distrik Yantian Cina, menurut situs pelacakan kapal Vessel Finder .

Kapal tersebut telah melakukan perjalanan melalui Taipei dan Malaysia dan direncanakan tiba di Belanda pada 31 Maret 2021.

Sebaliknya, kapal tersebut akhirnya tegak lurus dengan kanal, menghalangi ratusan kapal kargo dari kedua sisi.

Saluran kanal kedua yang lebih kecil, dibuka pada tahun 2015, memungkinkan beberapa lalu lintas bergerak.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved