Breaking News:

Berita Aceh Besar

36 Personel Satpol PP dan WH ‘Geruduk’ Leupung & Lampuuk, Tegakkan Protkes dan Qanun Syariat Islam

Lokasi pertama, sebutnya, adalah kawasan Pantai Lhoknga, air terjun Leupung, dan Pantai Lampu'uk.

Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Saifullah
SERAMBINEWS.COM/JALIMIN
Kasatpol PP dan WH Aceh Besar, M Rusli, SSos. 

Laporan Asnawi Luwi | Aceh Besar 

SERAMBINEWS.COM, ACEH BESAR - Puluhan personel Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH) Aceh Besar ‘menggeruduk’ lokasi obyek wisata di air terjun Leupung, Pantai Lhoknga, dan Pantai Lampu'uk, serta kawasan Jantho, Aceh Besar, Sabtu (27/3/2021).

Kasatpol PP dan WH Aceh Besar, M Rusli, SSos, MAP kepada Serambinews.com, Sabtu (27/3/2021), mengatakan, razia penegakan Qanun Syariat Islam dan Protkes Covid-19 hari ini, digelar pada dua lokasi.

Lokasi pertama, sebutnya, adalah kawasan Pantai Lhoknga, air terjun Leupung, dan Pantai Lampu'uk.

Untuk razia ini, terangnya, melibatkan 36 personel Satpol PP dan petugas WH. Sedangkan, di lokasi kedua yakni kawasan Jantho, melibatkan 20 personel.

Menurut MRusli, pihaknya memang rutin melakukan razia di lokasi-lokasi obyek wisata karena biasanya selalu ramai pengunjung.

Baca juga: Jelang Bali United vs Persiraja, Siapkan Taktik Khusus, Stefano Cugurra Sanjung Lantak Laju

Baca juga: 32 Tim Futsal se-Aceh Besar Berlaga Memperebutkan Piala Bergulir Ketua DPRK Aceh Besar, Iskandar Ali

Baca juga: Besok, Partai Aceh Gelar Raker di Takengon, Mualem Diagendakan Datang ke Lokasi Acara dengan Berkuda

Tujuannya adalah untuk menegakkan Qanun Syariat Islam dan juga protocol kesehatan atau Protkes Covid-19 seperti para pengunjung dan pengelola obyek wisata agar memakai masker.

Hanya saja, beber dia, meski selama ini razia rutin dilakukan, namun pelanggaran Qanun Syariat Islam tetap saja masih tinggi.

Seperti berpakaian ketat wanita muslimah, tidak memakai jilbab, berdua-duaan di tempat sepi bukan mahram, dan memakai celana pendek bagi laki-laki maupun perempuan.

“Tingginya pelanggaran Qanun Syariat Islam di Aceh Besar karena kesadaran masyarakat masih rendah,” tukasnya.(*) 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved