Sampah
KPG Pijay Butuh Fasilitas Armada Pengangkut Sampah dari BUMN
Ini semata-mata untuk mewujudkan lingkungan publik di delapan kecamatan di Pijay lebih bersih, sehat dan tertata dengan baik sebagaimana yang telah d
Penulis: Idris Ismail | Editor: Ansari Hasyim
KPG Pijay Butuh Fasilitas Armada Pengangkut Sampah dari BUMN
Laporan Idris Ismail I Pidie Jaya
SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU - Komunitas Pidie Jaya (Pijay) Gleeh (KPG) membutuhkan fasilitas pendukung kendaraan operasional berupa becak mesin atau sepeda motor guna mengatasi persoalan sampah.
Pendiri KPG Taufik Abdul Rahim kepada Serambinews.com, Minggu (28/3/2021) mengatakan, untuk mendukung fasilitas pendukung ini kiranya KPG meminta partisipasi atau bantuan dari pihak perusahaan atau Badan Usha Milik Negara (BUMN) maupun BUMD baik di Pijay maupun luar agar dapat berkenan memberikan fasilitas pendukung kendaraan melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR).
"Ini semata-mata untuk mewujudkan lingkungan publik di delapan kecamatan di Pijay lebih bersih, sehat dan tertata dengan baik sebagaimana yang telah dilakukan sejak dua tahun terakhir ini lewat ratusan relawan," sebutnya.
• Unimal Luluskan 861 Mahasiswa, Pesan Menyentuh Rektor untuk Wisudawan
• Ramdhanu Martis, Pariwisata Gayo Butuh Jaringan Internet, Guide, Atasi Masalah Sampah
Diakui selama ini KPG melakukan berbagai aksi bakti sosial dengan mengandalkan kenderaan seadanya serta didukung oleh kendaraan Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
Karena dalam kondisi serba terbatas ini pihaknya sangat berharap agar adanya donasi pihak ketiga untuk menyahuti kebutuhan armada pengangkut sampah roda tiga untuk memback-up pengangkutan sampah di setiap gampong untuk selanjutnya di angkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
"Kiranya pihak ketiga nantinya baik PLN, BPJS Kesehatan, BPJS Tenaga Kerja, PT Pos Indonesia, PT, Telkomsel, Pertamina, Dealer Suzuki, Dealer Honda hingga Indomaret dapat menyahuti bantuan armada pengangkut sampah," ungkapya.(*)