Selasa, 2 Juni 2026

Berita Banda Aceh

Hujan Intensitas Tinggi Masih Landa Aceh, BMKG Ingatkan Warga Waspadai Potensi Banjir dan Longsor

MKG memperkirakan hujan dengan intensitas tinggi masih melanda sebagian wilayah di Aceh hingga Rabu (31/3/2021) lusa.

Tayang:
Penulis: Hendri Abik | Editor: Saifullah
BMKG
BMKG 

Laporan Hendri | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG memperkirakan hujan dengan intensitas tinggi masih melanda sebagian wilayah di Aceh hingga Rabu (31/3/2021) lusa.

Oleh sebab itu, BMKG memperingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi terjadinya banjir dan longsor.

Koordinator Data dan Informasi BMKG Sultan Iskandar Muda Banda Aceh, Zakaria mengatakan, pihaknya mengeluarkan peringatan dini karena dari  prakiraan cuaca menunjukkan potensi curah hujan sedang hingga hujan lebat pada kategori 4.

Kondisi ini, urai Zakaria, berdampak terjadinya banjir dalam sekala menengah di wilayah bantaran sungai atau wilayah dataran rendah, daerah hilir serta tanah longsor untuk wilayah dataran tinggi dengan potensi dalam sekala menengah hingga tinggi.

“Karena sudah beberapa hari diguyur hujan, maka BMKG memprediksi dampak kebencanaan tinggi,” sebutnya melalui rilis yang diterima Serambinews.com, Senin (29/3/2021).

Baca juga: VIDEO Diduga Terbakar Akibat Petir Kilang Minyak Pertamina di Balongan

Baca juga: Mesin Kapal Aceh Hebat 1 Dilaporkan Mati 3 Jam di Tengah Laut saat Berlayar dari Simeulue ke Calang

Baca juga: Tim SAR Gabungan belum Temukan Korban Hilang Terseret Arus Sungai Saat Banjir Lhoong

Dia menjelaskan, keadaan ini bila dilihat dari dinamika atmosferi pemicunya antara lain, MJO yang berkontribusi terhadap peningkatan curah hujan di Indonesia bagian barat.

Penyebab lain, ulas dia, terbentuknya belokan angin konvergensi di Provinsi Aceh, serta pusaran angin di sebelah selatan Aceh.

“Adanya anomali suhu muka laut antara +1.0 s/ d +3.0°C di pesisir Aceh yaitu di Samudra Hindia Barat Aceh dan di Selat Malaka,” paparnya.

“Gelombang atmosfer berupa gelombang Rossby Equator terpantau aktif di Sumatera bagian utara, yang dapat meningkatkan penguapan air laut di Provinsi Aceh,” sebutnya.

Adapun daerah yang perlu diwaspadai karena berpotensi terjadi bencana antara lain, Kabupaten Aceh Tengah, Nagan Raya, Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Gayo Lues, Aceh Jaya, dan Pidie.

Baca juga: VIDEO Kilang Minyak Pertamina Balongan Indramayu Meledak, Api Membumbung Tinggi hingga 5 Km

Baca juga: Baitul Mal Aceh Verifikasi Calon Penerima Bantuan Sanitasi dan Air Bersih di Aceh Jaya, Ini Rincian

Baca juga: Catatkan Kinerja Anggaran Terbaik 2020, Kemendagri Raih Penghargaan dari Menteri Keuangan

“Untuk kecamatan lain di kabupaten /kota di atas berpotensi hujan ringan hingga sedang dan tidak merata,” tukas Zakaria.

Selain itu, pada kategori ini, terang Zakaria, pesawat bisa ditunda atau dibatalkan sementara penerbangannya.

“Begitu juga untuk masyarakat diminta agar selalu siaga bila terjadi bencana hidrometeorologi, terutama untuk selalu waspada terhadap potensi yang dapat berdampak banjir,” imbaunya.

“Seperti untuk daerah aliran sungai, daerah hamparan datar yang luas seperti persawahan yang dapat merendam tanaman petani," rinci dia.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved