Bom di Makassar

Pelaku Bom Bunuh Diri di Makassar Pasangan Suami Istri, Baru Menikah 6 Bulan, Berafiliasi dengan JAD

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono menyebut pelaku bom bunuh diri terdiri dari seorang laki-laki dan perempuan.

Editor: Faisal Zamzami
Kolase/ Instagram/@infokomando
Foto diduga dua pelaku bom bunuh diri di Gedeja Katedral Makassar. Plat motor sama dengan yang ditemukan di lokasi. 

Kelompok teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD) dituding bertanggung jawab atas peristiwa bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar.

Polri menyebut nama  Saefullah alias Daniel alias Chaniago terkait kelompok JAD.    

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkap, pelaku bom bunuh diri merupakan jaringan kelompok teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Hal tersebut diungkapkan Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat meninjau lokasi kejadian bersama Panglima TNI Hadi Tjahjanto di Jalan Kajaolalido, Kecamatan Ujungpandang, Kota Makassar Minggu malam.  

Menurut dia, dua pelaku bom bunuh diri tersebut berkaitan dengan 19 teroris JAD yang ditangkap di Sulawesi Selatan beberapa waktu lalu.

"Pelaku ini merupakan jaringan JAD (berkaitan) dengan 19 anggota JAD yang ditangkap kemarin," kata Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Foto diduga dua pelaku bom bunuh diri di Gedeja Katedral Makassar. Plat motor sama dengan yang ditemukan di lokasi.
Foto diduga dua pelaku bom bunuh diri di Gedeja Katedral Makassar. Plat motor sama dengan yang ditemukan di lokasi. (Kolase/ Instagram/@infokomando)

Baca juga: Beredar Foto Pria dan Wanita Naik Motor Diduga Pelaku Bom Bunuh Diri di Makassar, Begini Kata Polisi

Baca juga: Tim Gegana Geledah Rumah Terduga Pelaku Bom Bunuh Diri Gereja Katedral Makassar

Sosok Daniel Otak JAD

Jamaah Ansharut Daulah (JAD) adalah organisasi teroris yang berafiliasi ke ISIS.

Di balik organisasi itu ada seorang yang menjadi mastermind-nya atau dalangnya.

Mabes Polri mengungkap masih mengejar seorang terduga teroris bernama Saefullah alias Daniel alias Chaniago.

Penjaga perpustakaan Ponpes Ibnu Mas'ud itu bahkan masuk ke dalam daftar pencarian orang (DPO).

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo pada akhie 2029 lalu mengatakan Saefullah mengendalikan dan memberi perintah kepada sejumlah terduga teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) di Indonesia.

Salah satunya kepada terduga teroris N atau Novendri yang ditangkap di Padang, Sumatera Barat.

Saefullah mengarahkan N untuk mengirim uang kepada Mujahidin Indonesia Timur (MIT).

"N ini ada pengendalinya, mastermind-nya saat ini atas nama Saefullah alias Daniel alias Chaniago. Yang bersangkutan sudah diterbitkan DPO oleh Densus 88 sebagai mastermind," ujar Dedi, di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (23/7/2019).

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved