Breaking News:

Berita Aceh Barat

Pokjawas Madrasah Aceh Ajukan 72 Rekomendasi Peningkatan Mutu Pengawas

Kelompok kerja pengawas (Pokjawas) Madrasah Provinsi Aceh mengajukan 72 rekomendasi peningkatan mutu pengawas....

For Serambinews.com
Drs Nopia Dorsain, Ketua Pokjawas Madrasah Provinsi Aceh. 

Laporan Sa'dul bahri | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH - Kelompok kerja pengawas (Pokjawas) Madrasah Provinsi Aceh mengajukan 72 rekomendasi peningkatan mutu pengawas.

Rekomendasi tersebut diajukan melalui rapat Pengawas Madrasah Provinsi Aceh pada 25-27 Maret 2021 lalu di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Barat.

Ketua Pokjawas Madrasah Provinsi Aceh, Drs Nopia Dorsain didampingi Ketua Pokjawas Kabupaten Aceh Barat, Drs Hasan Basri MA, Senin (29/3/2021) menyampaikan, rekomendasi yang diajukan diantaranya mengupayakan ruang kerja pengawas yang representatif, serta didukung oleh sarana dan prasarana yang diperlukan.

Berikut untuk meningkatkan mutu pengawas madrasah, diperlukan anggaran untuk pelaksanaan workshop dan diklat peningkatan kompetensi pengawas madrasah melalui daftar isian pelaksanaan anggaran (DIPA) Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh atau melalui Balai Diklat Keagamaan Provinsi Aceh.

Selain itu juga meminta dialokasikan anggaran operasional pengawas di DIPA Seksi Pendidikan Madrasah di kabupaten/kota dan mengadakan kendaraan operasional pengawas.

Menurut Nopia, majunya sebuah madrasah tergantung pada mutu pengawas dalam membina visi dan manajerial madrasah untuk menjadikan madrasah hebat, bermartabat dan bertaraf dunia.

Selain itu Nopia menyampaikan, setiap rapat koordinasi rencana kerja anggaran satuan kerja (RKA-SK) harus melibatkan peran pengawas dalam merencanakan anggaran di tingkat Kabupaten/kota, serta melibatkan pengawas dalam mutasi guru dan pengangkatan kepala madrasah, sesuai dengan KMA Nomor 58 tahun 2017 tentang pengangkatan kepala madrasah.

Ia menambahkan, setiap kabupaten/kota harus membentuk tim persiapan atau pendampingan akreditasi madrasah, dengan tujuan agar madrasah mampu meraih akreditasi dengan hasil maksimal.

Kemudian, terkait penilaian kinerja dan sasaran kerja pegawai (SKP) guru dan kepala madrasah juga harus melibatkan pengawas madrasah, sebab pengawas memantau dan berinteraksi langsung dengan guru dan kepala madrasah di lapangan.

Nopia juga berharap, untuk memperlancar pelaksanaan raker pokjawas setiap tahunnya, diperlukan anggaran khusus di dalam DIPA Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh tahun anggaran 2022.

“Raker tahun 2022 sebagai tuan rumah diusulkan Aceh Timur dan Aceh Selatan,” sebutnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat, H Khairul Azhar SAg MSi mengharapkan, rekomendasi yang diusulkan pada raker Pokjawas Provinsi Aceh segera diwujudkan dan ditindaklanjuti, serta mencari solusi dan penyelesaian setiap permasalahan dan kendala yang dihadapi.

“Jadikan pengawas sebagai agen perubahan, kontrol pendidikan, masukan regulasi bagi pemerintah dan pemahaman moderasi beragama,” pesan Khairul Azhar.(*)

Baca juga: Buka Suara Alasan Mau Jadi Ketua Umum Demokrat, Moeldoko: Untuk Menyelamatkan Bangsa dan Negara

Baca juga: Demo Tolak Perbub di DPRK Aceh Utara Ricuh, Mahasiswa dan Petugas Bentrok

Baca juga: Muhammad Ridho Tewas Ditembak OTK di Medan, Istri Tak Henti Menangis, Korban Ketua Remaja Masjid

Penulis: Sa'dul Bahri
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved