Selasa, 14 April 2026

Bom Bunuh Diri

Polisi Kumpulkan 12 Kantong Potongan Tubuh Pelaku Bom Bunuh Diri

Ledakan yang terjadi di Gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan ini termasuk ke dalam kategori daya ledak tinggi.

Editor: Taufik Hidayat
Tangkapan layar di Instagram
Seorang petugas keamanan Gereja Katedral Makassar bernama Cosmos melakukan sebuah aksi heroik, saat bom bunuh diri terjadi, pada Minggu (28/3/2021) pagi. 

SERAMBINEWS, JAKARTA - Kapolda Sulsel Irjen Merdisyam mengatakan ledakan yang terjadi di Gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan, pada Minggu pagi, termasuk ke dalam kategori daya ledak tinggi.

Polisi pun mengirimkan 12 kantong berisi potongan tubuh yang diduga milik pelaku, ke Rumah Sakit Bhayangkara setelah melakukan olah TKP ledakan. Selanjutnya polisi akan melakukan proses identifikasi potongan tubuh tersebut.

“Kalau jenis ledakan sementara bisa dikatakan high explosive karena daya ledaknya cukup tinggi,” katanya, Minggu (28/3/2021).

Kategori jenis ledakan daya tinggi ini menyebabkan tubuh pelaku terpisah menjadi beberapa bagian.

Sebelumnya bom bunuh diri meledak di pintu gerbang Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu pagi sekitar pukul 10.28 WITA, seusai umat Katolik melaksanakan ibadah Minggu Palma.

Kejadian ini membuat 14 orang luka-luka dan hingga kini masih mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Polisi menduga, pelaku berjumlah dua orang dan meledakkan diri saat masih menaiki sepeda motor.(AnadoluAgency)

Baca juga: Dua Pelaku Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar Tewas, 20 Orang Luka-luka

Baca juga: Jangan Dibuang! Ini 5 Manfaat Biji Pepaya untuk Kesehatan, Menyerap Lemak hingga Lindungi Ginjal

Baca juga: 3 Mahasiswa Korban Terseret Air Bah di Objek Wisata Air Terjun Ditemukan Tak Bernyawa

Baca juga: Jaksa Seatle dan San Fransisco Dakwa Pelaku Kejahatan Rasis, Targetkan Keturunan Asia

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved