Breaking News:

Internasional

Arab Saudi Perkuat Peran Sektor Swasta, Kucurkan Stimulus Rp 43.000 Triliun

Kerajaan Arab Saudi meluncurkan stimulus dengan anggaran sangat besar, sebesar 12 triliun riyal atau sekitr Rp 43.000 triliun pada Selasa (30/3/2021).

Editor: M Nur Pakar
Foto: Saudi Press Agency
Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman 

SERAMBINEWS.COM, RIYADH - Kerajaan Arab Saudi meluncurkan stimulus dengan anggaran sangat besar, sebesar 12 triliun riyal atau sekitr Rp 43.000 triliun pada Selasa (30/3/2021).

Dana besar itu untuk meningkatkan peran sektor swasta dalam mendiversifikasi ekonomi, meningkatkan ketahanan dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Di bawah program Shareek yang baru, bisnis sektor swasta akan dibantu untuk menginvestasikan 5 triliun riyal dari sekarang sampai 2030.

Dersama dengan 3 triliun riyal dari dana kekayaan negara, Dana Investasi Publik (PIF), dan 4 triliun riyal.

Sebagai bagian dari strategi investasi nasional baru, kata Putra Mahkota Mohammed bin Salman.

“Membangun sektor swasta yang hidup dan sejahtera adalah salah satu prioritas nasional," katanya.

"Itulah mengapa, kami hari ini meresmikan era baru dan lebih kuat dalam hal kerja sama dan kemitraan antara pemerintah dan sektor swasta,” kata putra mahkota. .

Baca juga: Komisi HAM Arab Saudi Buat Nota Kesepahaman, Cegah Kekerasan Dalam Rumah Tangga

“Program Shareek yang baru akan membantu sektor swasta menciptakan ratusan ribu pekerjaan baru," jelasnya.

"Juga akan meningkatkan kontribusi sektor swasta terhadap PDB hingga 65 persen pada akhir dekade ini sebagai bagian dari tujuan Visi 2030,” katanya.

Putra mahkota mengatakan pentingnya program Shareek tidak terbatas pada peningkatan peran swasta dalam pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.

"Kami melihatnya sebagai investasi jangka panjang untuk masa depan dan kemakmuran Kerajaan, berdasarkan kolaborasi yang lebih kuat antara sektor publik dan swasta," urainya.

Program ini diharapkan dapat berkontribusi pada kemajuan berkelanjutan peringkat ekonomi Saudi di antara ekonomi global terbesar.

Dengan tujuan naik ke peringkat 15 dari posisi 18 saat ini, di samping meningkatkan kepercayaan dalam ekosistem investasi Kerajaan.

Baca juga: Pusat Penelitian dan Komunikasi Arab Saudi Gandeng China, Laksanakan Proyek Karya Klasik dan Modern

Perusahaan yang memenuhi syarat untuk berpartisipasi dalam Shareek akan bekerja sama dengan kementerian terkait untuk membuat rencana investasi yang disesuaikan.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved