Breaking News:

Berita Banda Aceh

Setelah 70 Tahun Menanti, Banda Aceh Ditunjuk Jadi Tuan Rumah Muktamar Ikatan Dokter Indonesia

Ketua IDI Kota Banda Aceh, dr Isra Firmansyah SpA PhD menjelaskan, penetapan Banda Aceh sebagai tuan rumah Muktamar IDI ini merupakan sebuah sejarah.

Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS.COM/BUDI PATRIA
dr Isra Firmansyah SpA PhD. 

Ketua IDI Kota Banda Aceh, dr Isra Firmansyah SpA PhD menjelaskan, penetapan Banda Aceh sebagai tuan rumah Muktamar IDI ini merupakan sebuah sejarah. Hal ini karena untuk pertama kalinya terjadi, usai menanti selama 70 tahun dan setelah 30 kali penyelenggaraan Muktamar. 

Muhammad Nasir I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) melalui rapat pleno pada, Rabu (31/3/2021) menetapkan IDI Banda Aceh sebagai tuan rumah penyelenggaraan Muktamar IDI yang akan diselenggarakan pada akhir 2021.

Ketua IDI Kota Banda Aceh, dr Isra Firmansyah SpA PhD menjelaskan, penetapan Banda Aceh sebagai tuan rumah Muktamar IDI ini merupakan sebuah sejarah.

Hal ini karena untuk pertama kalinya terjadi, usai menanti selama 70 tahun dan setelah 30 kali penyelenggaraan Muktamar. 

"Kita memberanikan diri mengajukan Banda Aceh sebagai tuan rumah Muktamar IDI pada saat Muktamar IDI di Samarinda tahun 2018 lalu, setelah kita berkonsultasi dengan Bapak Gubernur, Sekda, dan Wali Kota Banda Aceh. Mereka mendukung penuh dan sangat antusias, makanya kita memberanikan diri,’’ungkap Isra yang juga Direktur RSUZA Banda Aceh ini.

Namun, katanya, perjuangan tidak mudah.

Banyak pihak yang menentang dan tidak senang, jika Banda Aceh ditunjuk sebagai tuan rumah Muktamar.

Baca juga: Kabupaten Aceh Singkil Nihil Kasus Positif Covid-19

Namun pihaknya mengaku, terus berjuang.

Pada Februari lalu, tim visitasi telah datang dan melihat langsung berbagai fasilitas yang ada di Banda Aceh sebagai penilaian kelayakan.

Ada empat kota yang mengajukan diri yaitu Jakarta, Bandung, Batam, dan Banda Aceh. 

“Alhamdulillah, PB IDI memutuskan kita” tegas dr Isra.

Pada Muktamar IDI nanti, diperkirakan sekitar 6.000 dokter akan datang ke Banda Aceh.

Maka, katanya, semua pihak harus siap untuk menyambut kedatangan dokter dari berbagai provinsi tersebut.

“Karena itu kami sangat berharap dukungan dari semua pihak dan semoga kegiatan ini memberikan manfaat untuk rakyat Aceh” pungkas dokter spesialis anak tersebut. (*)

Baca juga: Pemimpin Umum Harian Serambi Indonesia Divaksin Covid-19 di RSUZA, Ini Pengakuannya

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved