Breaking News:

Berita Banda Aceh

Terkait Pernyataan Begal Politik, Tarmizi Age Minta Dalimi Hati-Hati Buat Pernyataan

Nama Tarmizi Age, salah satu putra Aceh di Jakarta disebut-sebut turut menyukseskan KLB Partai Demokrat yang digagas Moeldoko beberapa waktu lalu...

Penulis: Subur Dani | Editor: Jalimin
For Serambinews.com
Jhoni Allen Marbun dan Tarmizi Age. 

Laporan Subur Dani | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Nama Tarmizi Age, salah satu putra Aceh di Jakarta disebut-sebut turut menyukseskan KLB Partai Demokrat yang digagas Moeldoko beberapa waktu lalu di Sumatera Utara.

Nama tersebut mencuat dalam pernyataan Wakil Ketua DPD 1 Partai Demokrat Aceh Dalimi, beberapa waktu lalu. Bahkan, Dalimi tak segan-segan menyebutkan, mereka yang hadir dalam KLB adalah penampakan 'begal politik' di Aceh.

Menjawab pernyataan Dalimi tentang "begal politik", Tarmizi Age menilai hal ini sebagai ungkapan yang tidak bermoral dan kekanak-kanakan. Ia mengingatkan Dalimi agar berhati-hati kalau mengeluarkan pernyataan.

"Hati-hati dalam mengeluarkan pernyataan," kata Tarmizi Age kepada Serambinews.com, Rabu (31/1/2021).

"Ini adalah perlakuan tercela dan sangat terhina," tambah Tarmizi Age.

Sebagai wakil ketua DPR Aceh, sambung Tarmizi, seharusnya Dalimi lebih peka dalam menggunakan kata-kata.

"Karena sangat disayangkan jika anak-anak yang sedang meranjak dewasa membaca pernyataan beliau yang tersebar luas di media online, tentu akan berpengaruh," ungkapnya.

Tarmizi mengungkapkan, saat ini dia dan yang lain adalah sama-sama Putra Aceh, apalagi dia menyebutkan pernah hidup di Denmark yang kehidupan Demokrasinya masuk lima besar terbaik dunia.

"Jadi belajarlah berdemokrasi dan berpolitik yang baik, sehingga partai Demokrat tidak lenyap, saat kita diberi kesempatan bergabung dan mendapat corong," katanya.

Atas berbagai pertimbangan yang matang demi kamujuan dan penyelamatan Partai Demokrat di Aceh, Tarmizi Age meminta AHY menertibkan orang-orang yang bisa mencoreng nama baik Partai Demokrat.

"Karena pernyataan-pernyataan mereka yang kasar dan bisa memancing konflik disharmonisasi sosial partai," ungkapnya.

Tarmizi Age menambahkan, ada baiknya AHY meminta Dalimi Wakil Ketua DPRA dari Partai Demokrat untuk segera menyampaikan permohonan maaf dan juga menerbitkan di media, agar publik mengetahui bahwa pernyataan "begal politik" adalah sebuah kekhilafan dan amarah yang tidak bisa terkawal saat itu.(*)

Baca juga: BREAKING NEWS: Menkumham Tolak Permohonan Pengesahan Partai Demokrat Kubu Moeldoko Hasil KLB

Baca juga: Datang Bertamu, Pria Ini Malah Rudapaksa Tuan Rumah yang Juga Teman Sendiri

Baca juga: Jasad Mak Pon Dievakuasi Gunakan Sampan, Setelah Meninggal di Hutan Lokasi Penambangan Emas Reungeut

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved