Breaking News:

Berita Aceh Jaya

Cegah Stunting, BMA Verifikasi 50 Ibu Hamil dari Keluarga Miskin di Aceh Jaya

BMA memverifikasi 50 ibu hamil dari keluarga miskin sebagai calon penerima bantuan untuk penanggulangan stunting tahun 2021, di Kabupaten Aceh Jaya.

Penulis: Riski Bintang | Editor: Saifullah
For Serambinews.com
Amil Baitul Mal Aceh didampingi bidan sedang memverifikasi ibu hamil bersama anaknya yang Stunting di Kecamatan Jaya, Aceh Jaya, Kamis (1/4/2021). 

Laporan Riski Bintang | Aceh Jaya

SERAMBINEWS.COM, CALANG - Baitul Mal Aceh atau BMA memverifikasi 50 ibu hamil dari keluarga miskin sebagai calon penerima bantuan untuk penanggulangan Stunting tahun 2021, di Kabupaten Aceh Jaya.

Para calon penerima bantuan tersebut tersebar di beberapa kecamatan, seperti Kecamatan Jaya sebanyak 21 orang, Kecamatan Indra Jaya 5 orang, Kecamatan Krueng Sabee 7 orang, dan Kecamatan Setia Bakti 17 orang.

Kasubbag Pendistribusian Sekretariat BMA, Yuwita mengatakan, program tersebut merupakan pilot project dan perdana di tahun 2021.

Tujuannya untuk mengurangi risiko Stunting pada anak-anak Aceh dari keluarga miskin dan memberikan akses pangan bergizi bagi bayi sejak dalam kandungan hingga usia 2 tahun.

"Sasaran dari program tersebut adalah ibu hamil dari keluarga miskin dan bayi di bawah 2 tahun, juga dari keluarga miskin," kata Yuwita yang turun langsung untuk verifikasi program tersebut, Kamis (1/4/2021).

Baca juga: Pesan Menko Airlangga ke Anindya dan Kadin Daerah soal Ekonomi Indonesia

Baca juga: VIDEO Pascateror di Mabes Polri, Penjagaan Mapolres Lhokseumawe Diperketat

Baca juga: VIDEO Sebelum Mendapat Rumah TMMD, Janda Miskin Ini Mimpi Naik Haji

Ia menjelaskan, saat melakukan verifikasi faktual, tim BMA juga didampingi oleh BMK Aceh Jaya, Bappeda Aceh Jaya, UNICEF, dan bidan puskesmas.

"Verifikasi bersama ini dimaksudkan agar penerima bantuan benar-benar sesuai kriteria dan tepat sasaran," papar Yuwita.

Sementara itu, Koordinator Program, Ade Irnami menambahkan, ibu hamil dari keluarga miskin yang diprioritaskan adalah ibu hamil dengan kurang energi kronis (KEK) atau anak di bawah 2 tahun yang memenuhi kriteria stunting.

Ia menambahkan, dikarenakan kuota yang tersedia sebanyak 50 orang, maka jika hasil verifikasi di Aceh Jaya belum memenuhi kuota tersebut, BMA akan melakukan verifikasi lanjutan di kabupaten lain.

"Dengan program tersebut nantinya diharapkan akan tersedia kebutuhan pangan bergizi bagi ibu hamil dari keluarga miskin,” urainya. 

Baca juga: VIDEO AK 56 Serta Puluhan Peluru dan Pistol Kasus Penculikan Diserahkan ke Polisi Lhokseumawe

Baca juga: Ini Data Kerusakan Sementara Akibat Hempasan Angin Kencang Disertai Hujan Deras di Aceh Singkil

Baca juga: Pria Ini Nekat Rudapaksa Tetangganya hingga Hamil, Korban Dibujuk Main ke Rumah

“Juga akan terpenuhinya kebutuhan pangan bergizi bagi bayi sejak dalam kandungan hingga usia 2 tahun sehingga suatu saat Aceh akan terbebas dari Stunting," pungkas Ade Irnami.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved