Jumat, 8 Mei 2026

Internasional

Arab Saudi Perketat Pemantauan Pelanggaran Izin Umrah

Kerajaan Arab saudi memperketat pemantauan izin Umrah bagi warganya, seusai ditemukan sejumlah pelanggaran oleh jamaah

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
Foto: Saudi Press Agency
Pelaksanaan ibadah Umrah di Arab Saudi 

SERAMBINEWS.COM, JEDDAH - Kerajaan Arab saudi memperketat pemantauan izin Umrah bagi warganya, seusai ditemukan sejumlah pelanggaran oleh jamaah.

Jamaah berbondong-bondong ke pusat penerimaan di Masjidil Haram di Mekkah tanpa izin atau dengan izin ilegal, kata Wakil Menteri Haji dan Umrah Saudi Dr. Abdel Fattah bin Suleiman Mashat.

"Koordinasi segera dilakukan dengan pihak berwenang terkait, sambil memberi tahu para pelanggar tentang izin ilegal mereka," tambahnya.

Dilansir ArabNews, Minggu (4/4/2021), izin didapatkan melalui aplikasi Eatmarna.

Di mana jamaah diberikan waktu khusus berada di masjid sebagai langkah untuk mengendalikan penyebaran penyakit virus Corona dan menjaga keselamatan jamaah.

Baca juga: Jamaah Umrah Arab Saudi Tidak Diwajibkan Vaksinasi Covid-19 Selama Ramadhan

Mashat meminta semua peziarah dan jamaah untuk mendapatkan izin yang tepat dari aplikasi kementerian dan menghindari badan tidak resmi yang mengeluarkan izin palsu.

Dia juga menekankan perlunya jamaah dan jemaah yang memiliki izin menggunakan fasilitas transportasi yang diatur oleh kementerian.

Dalam pesan yang diposting di Twitter, Menteri Kesehatan Dr. Tawfiq Al-Rabiah mengingatkan pentingnya mengikuti tindakan pencegahan untuk mencegah penyebaran penyakit.

“Setiap komitmen atau kelalaian dalam berjaga-jaga akan tercermin dalam jumlah kasus harian,” ujarnya.

“Kami masih bisa menebusnya, katanya.

Baca juga: Arab Saudi Beri Insentif ke Biro Jasa Haji dan Umrah, Terpukul Parah Akibat Pandemi Covid-19

"Mulailah dengan diri Anda sendiri terlebih dahulu, dan kemudian orang-orang di sekitar Anda," harapnya.

"Dengan mematuhi tindakan pencegahan: memakai masker, menjaga jarak sosial, mencuci dan mensterilkan tangan, dan menghindari pertemuan," jelasnya/

Klinik kesehatan Saudi yang didirikan oleh kementerian sebagai pusat pengujian atau pusat perawatan telah membantu ratusan ribu orang di seluruh Kerajaan sejak merebaknya pandemi virus Corona.

Di antara pusat pengujian tersebut adalah pusat Taakad (pastikan) dan klinik Tetamman (yakinlah).

Pusat Taakad menyediakan pengujian Covid-19 bagi mereka yang tidak menunjukkan gejala atau gejala ringan.

Atau yakin mereka telah melakukan kontak dengan individu yang terinfeksi.

Sementara klinik Tetamman menawarkan perawatan dan saran untuk mereka yang memiliki gejala virus, seperti demam, kehilangan rasa dan bau. dan kesulitan bernapas.

Baca juga: PM Malaysia Muhyiddin Yassin Laksanakan Umrah

Janji untuk salah satu layanan juga dapat dilakukan melalui aplikasi Sehhaty kementerian.

Saudi dan ekspatriat di Kerajaan terus menerima vaksinasi virus corona, dengan 4.667.228 orang telah diinokulasi sejauh ini.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved