Minggu, 10 Mei 2026

Internasional

Dua Roket Hantam Pangkalan Udara Tentara AS di Baghdad

Dua roket menghantam dekat pangkalan udara Irak yang menampung tentara AS di utara Baghdad pada Minggu (4/4/2021).

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
AP
Pasukan AS yang sedang bertugas di Baghdad, Irak. 

Namun, militer Irak mengatakan serangan udara itu menewaskan lima anggota pasukan keamanan dan seorang warga sipil.

Kelompok milisi Syiah yang didukung Iran berjanji untuk membalas dendam atas serangan AS menandakan siklus kekerasan balas dendam antara Washington dan Teheran yang dapat terjadi di Irak.

Serangan di Camp Taji adalah yang paling mematikan yang menargetkan pasukan AS di Irak sejak serangan roket akhir Desember 2020 di pangkalan Irak.

Serangan itu menewaskan seorang kontraktor AS dan menggerakkan serangkaian serangan yang membawa Irak ke ambang perang.

Setelah kontraktor terbunuh, serangan udara Amerika yang menargetkan Kataib Hezbollah menyebabkan protes di Kedutaan Besar AS di Baghdad.

Baca juga: Korea Selatan Bantu Bangun Kembali Irak dari Kehancuran Akibat Perang Menumpas ISIS

Serangan pesawat tak berawak AS di Baghdad kemudian menewaskan Jenderal Iran Qassem Soleimani.

Seorang komandan tinggi yang bertanggung jawab atas operasi ekspedisi di Timur Tengah yang lebih luas. Iran membalas dengan serangan rudal balistik terhadap pasukan AS di Irak.

Serangan paling langsung Republik Islam terhadap Amerika sejak perebutan Kedutaan Besar AS di Teheran pada 1979.

AS dan Iran mundur dari serangan lebih lanjut setelah insiden Soleimani.

Seorang pejabat senior AS mengatakan pada akhir Januari, ketika ketegangan AS-Iran telah merede.

Tetapi, pembunuhan orang Amerika merupakan garis merah yang dapat memicu lebih banyak kekerasan.(*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved