Sabtu, 9 Mei 2026

Internasional

Dua Roket Hantam Pangkalan Udara Tentara AS di Baghdad

Dua roket menghantam dekat pangkalan udara Irak yang menampung tentara AS di utara Baghdad pada Minggu (4/4/2021).

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
AP
Pasukan AS yang sedang bertugas di Baghdad, Irak. 

SERAMBINEWS.COM BAGHDAD - Dua roket menghantam dekat pangkalan udara Irak yang menampung tentara AS di utara Baghdad pada Minggu (4/4/2021).

Hanya tiga hari sebelum dialog strategis baru dimulai dengan pemerintahan AS yang baru, sumber keamanan mengatakan kepada AFP.

Tidak ada klaim tanggung jawab langsung atas serangan itu, yang tidak menimbulkan korban atau kerusakan,.

Tetapi Washington secara rutin menyalahkan faksi-faksi Irak yang terkait dengan Iran atas serangan semacam itu terhadap pasukan dan diplomatnya.

Baca juga: Irak Reformasi Pajak, Targetkan Sumber Pendapatan dari Non-Minyak

Sebelumnya, rentetan roket menghantam pangkalan yang menampung AS dan pasukan koalisi lainnya di utara Baghdad, kata pejabat keamanan Irak paa Sabtu (13/3/2021).

Hanya beberapa hari setelah serangan serupa menewaskan tiga prajurit, termasuk dua orang Amerika.

Serangan itu tidak biasa karena terjadi pada siang hari. Serangan sebelumnya di pangkalan militer yang menampung pasukan AS biasanya terjadi dalam semalam.

Dua dari tiga tentara AS yang terluka dalam serangan roket terbaru di Irak terluka parah dan sedang dirawat di sebuah rumah sakit militer di Baghdad, kata Pentagon.

Juru bicara Pentagon Jonathan Hoffman menolak untuk berspekulasi tentang kemungkinan tanggapan AS

Tetapi, dalam sebuah pernyataan, mengutip peringatan Menteri Pertahanan Mark Esper pekan lalu:

"Anda tidak dapat menyerang dan melukai Anggota Layanan Amerika dan lolos begitu saja, kami akan meminta pertanggungjawaban mereka."

Baca juga: Gulf Keystone Kembali Tambang Migas di Wilayah Kurdi Irak

Hoffman menambahkan pasukan keamanan Irak telah melakukan penangkapan awal.

Dikatakan Amerika Serikat membantu penyelidikan atas serangan itu, yang kedua dalam waktu kurang dari seminggu di Camp Taji, utara Baghdad. Pasukan Irak juga terluka.

Serangan sebelumnya terhadap Kamp Taji mendorong serangan udara Amerika terhadap apa yang menurut para pejabat AS sebagian besar merupakan fasilitas senjata milik Kataib Hezbollah.

Kelompok milisi yang didukung Iran diyakini bertanggung jawab.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved