Breaking News:

Internasional

Jordania Tuduh Pangeran Hamza Berhubungan dengan Asing, Rencanakan Guncang Negara

Wakil Perdana Menteri Jordania Ayman Safadi Minggu (4/4/2021) mengatakan mantan putra mahkota, Pangeran Hamza berhubungan dengan pihak asing.

Screenshoot
Wakil Perdana Menteri Jordania Ayman Safadi 

SERAMBINEWS.COM, AMMAN - Wakil Perdana Menteri Jordania Ayman Safadi Minggu (4/4/2021) mengatakan mantan putra mahkota, Pangeran Hamza berhubungan dengan pihak asing.

Bahkan, ada rencana untuk mengguncang negara dan telah dipantau selama beberapa waktu.

Pihak berwenang menyadap komunikasi antara Pangeran Hamza dan pihak asing.

Mengenai waktu langkah-langkah untuk merusak keamanan Jordania, kata Safadi pada konferensi pers.

Baca juga: Jordania Umumkan Rincian Penangkapan Sejumlah Tokoh Senior

Bukti menunjukkan Pangeran Hamza telah berkomunikasi dengan entitas luar, yang disebut oposisi Jordania.

Bahkan, telah merekam dua video dalam bahasa Arab dan Inggris dalam "upaya menghasut," tambah Safadi.

Dia juga mengatakan istri Pangeran Hamza juga telah melakukan kontak dengan perwakilan negara asing untuk mengamankan pelarian.

Baca juga: Mantan Pewaris Takhta Jordania Jadi Tahanan Kepala Angkatan Bersenjata dan Polisi

Dia menambahkan intelijen Jordania telah mencegat komunikasi tertentu pada apa yang dia sebut sebagai "jam nol."

Dia menambahkan jelas mereka telah beralih dari desain dan perencanaan menjadi tindakan.


Dia mengatakan sekitar 14-16 orang ditahan selain pejabat senior yang penangkapannya telah diumumkan.

Safadi membenarkan upaya keamanan untuk menggagalkan upaya tersebut sepenuhnya dilakukan oleh Jordania.

Baca juga: Jordania Percepat Vaksinasi, Sebanyak 274.360 Orang Telah Disuntik Vaksin Covid-19

Dikatakan, semua aktivitas yang mencurigakan kini berada di bawah kendali penuh.

Petugas keamanan telah meminta mereka yang terlibat dalam plot untuk dirujuk ke pengadilan keamanan negara, katanya.(*)

Editor: M Nur Pakar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved