Breaking News:

Internasional

Mantan Pewaris Takhta Jordania Jadi Tahanan Kepala Angkatan Bersenjata dan Polisi

Pangeran Hamza bin Hussein, mantan pewaris takhta Jordania mengatakan dia berada dalam tahanan rumah.

BBCNews
Mantan pewaris takhta Jordania, Pangeran Hamza bin Hussein 

SERAMBINEWS.COM, RIYADH - Pangeran Hamza bin Hussein, mantan pewaris takhta Jordania mengatakan dia berada dalam tahanan rumah.

Dia telah diberitahu untuk tinggal di rumah dan tidak dapat berkomunikasi dengan siapa pun.

“Saya membuat rekaman ini hari ini untuk mencoba menjelaskan apa yang telah terjadi selama beberapa jam terakhir dengan saya," katanya.

"Saya mendapat kunjungan dari Kepala Staf Angkatan Bersenjata Jordania pagi ini," ungkapnya.

"Di mana dia memberi tahu saya bahwa saya tidak diizinkan keluar, berkomunikasi dengan orang, atau bertemu dengan mereka, ”kata Pangeran Hamza, yang merupakan saudara tiri dari Raja Jordania saat ini, Abdullah II.

“Karena dalam pertemuan saya hadir di atau di media sosial terkait kunjungan yang saya lakukan, ada kritik dari pemerintah atau raja,” tambahnya dalam video yang disampaikan oleh pengacaranya kepada BBC.

Baca juga: Dunia Arab dan Internasional Dukung Raja Jordania, Sejumlah Tokoh Senior Ditangkap

Hamzah mengatakan dia mendapat peringatan dari Kepala Staf Angkatan Bersenjata Jordania, Kepala Polisi dan Kepala Badan Keamanan.

Dia tidak boleh meninggalkan rumahnya, hanya bisa mengunjungi keluarga, tidak bisa tweet, dan tidak dapat berkomunikasi dengan orang lain.

Dia juga menekankan dia bukan bagian dari konspirasi asing dan mengecam sistem pemerintahan yang korup.

Dia berkata kepada panglima militer:

Halaman
12
Editor: M Nur Pakar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved