Istri Terduga Teroris
Ungkapan Istri Terduga Teroris di Sukabumi Setelah Terima Bantuan Uang dari Presiden Jokowi
SA (25) istri terduga teroris BS yang tinggal di Kampung Limbangan, Desa Cibodas, Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi
SA (25) istri terduga teroris BS yang tinggal di Kampung Limbangan, Desa Cibodas, Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi
SERAMBINEWS.COM - Istri terduga teroris di wilayah Jawa Barat ini tak sanggup membendung keharuan.
Bola matanya berkaca sangat mengungkapkan isi hatinya setelah mendapat rezeki.
SA (25) istri terduga teroris BS yang tinggal di Kampung Limbangan, Desa Cibodas, Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mendapat bantuan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi), Sabtu (3/4/2021).
Bantuan itu disampaikan melalui Kapolres Sukabumi AKBP M Lukman Syarif.
Bantuan yang diberikan adalah uang tunai dan beberapa bingkisan.
SA mengaku senang dan berterima kasih kepada Presiden yang telah memberikan bantuan.
Baca juga: Kadisdik Aceh Ingatkan Guru Wajib Menguasi TIK dalam Pembelajaran Era Digital, Ini Alasannya
Baca juga: Simak, 9 Jenis Sayuran Penurun Kolesterol yang Bisa Dikonsumsi Rutin, Wortel hingga Lobak
Baca juga: Kapal Tabrakan di Perairan Balongan Indramayu, 17 ABK Kapal Nelayan Masih Hilang
Ia mengatakan, bantuan Presiden akan dipakai untuk membiayai anaknya yang masih berusia tiga bulan.
"Terima kasih ke bapak Presiden sudah memberikan bantuan kepada keluarga saya, saya senang, (bantuan) untuk membiayai anak," ujarnya kepada wartawan.
Sebelumnya diberitakan, Densus 88 melakukan penggeledahan ke rumah mertua BS, di mana di rumah itu ada istrinya yaitu SA dan juga keluarga SA.
Dari hasil penggeledahan itu Densus mengamankan sejumlah barang bukti, salah satunya terdapat serbuk warna hitam diduga bahan peledak.
Paur Humas Polres Sukabumi Ipda Aah Saepul Rohman mengatakan, bantuan disampaikan oleh Kapolres Sukabumi AKBP M Lukman Syarif.
Menurutnya, Presiden memberikan bantuan ini karena mendengar kabar bahwa SA terlilit utang setelah suaminya ditangkap karena diduga terlibat terorisme.
"Istri terduga teroris di Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi terlilit utang hingga membuat orang nomor satu di negeri ini memberikan bantuan, bantuan yang diberikan secara langsung oleh staf kepresidenan melalui Kapolres diterima langsung oleh SA," ujarnya.
"Pemberian santunan ini berawal dari pemberitaan media online yang dibaca oleh Presiden langsung, bahwa istri terduga teroris ini mengeluh ketika suaminya yang terduga teroris ditangkap Densus 88 di Jakarta, bahwa keluarganya harus menanggung beban hidup anak yang masih bayi dan membayar cicilan bank," jelasnya.
Aah menambahkan, bantuan yang disampaikan adalah santuan berupa uang untuk meringankan beban SA.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/f04045367.jpg)