Breaking News:

Berita Aceh Utara

Ini Ternyata Isi Rapat Ban Sigom Donya Jebolan Tripoli Bersama Panglima Eks GAM di Aceh Utara 

“Hari ini kami kembali mengadakan musyawarah, untuk membahas persoalan-persoalan tentang Mou Helsinki yang belum selesai Pemerintah RI dengan GAM,”

SERAMBINEWS.COM/ JAFARUDDIN
Kantor Dewan Pimpinan Wilayah Partai Aceh di Desa Mancang Kecamatan Samudera, Aceh Utara. 

“Hari ini kami kembali mengadakan musyawarah, untuk membahas persoalan-persoalan tentang Mou Helsinki yang belum selesai Pemerintah RI dengan GAM,” ujar Ketua KPA Pase Tgk Zulkarnaini Bin Hamzah.

Laporan Jafaruddin I Aceh Utara 

SERAMBINEWS.COM,LHOKSUKON – Jebolan Tripoli bersama Panglima Eks Gerakan Aceh Merdeka (GAM), Senin (5/4/2021) mengikuti rapat Ban Sigom Donya di Kantor Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Aceh (PA) Aceh Utara di kawasan Desa Mancang Kecamatan Samudera, Aceh Utara

Rapat tersebut berlangsung secara tertutup, sehingga tidak semua anggota Komite Peralihan Aceh (KPA) bisa mengikuti rapat tersebut. 

Rapat itu berlangsung dari pagi sampai sore hari.

Namun, siangnya, Komite Muallimin Atjeh Sumatera Merdehka (KMASM) yang dipimpin Tgk Zulkarnaini Bin Hamzah menggelar konferensi pers. 

“Hari ini kami kembali mengadakan musyawarah, untuk membahas persoalan-persoalan tentang Mou Helsinki yang belum selesai Pemerintah RI dengan GAM,” ujar Ketua KPA Pase Tgk Zulkarnaini Bin Hamzah.

Diadakan musyawarah tersebut untuk mencari solusi, sehingga perdamaian yang sudah berlangsung 16 tahun dapat terus terbina.

Baca juga: Thailand Harapkan Kedatangan Turis UEA pada Gelombang Pertama Pembukaan Kembali Phuket

Namun, diharapkan isi perjanjian tersebut dapat direalisasikan segera dan dapat dituntaskan secara menyeluruh. 

“Inilah harapan dan unek-unek daripada seluruh panglima wilayah dan muallimin dari seluruh pelosok. Jadi kita tidak memiliki tujuan yang lain, selain memperbaiki Mou Helsinki, karena lemah sekali realisasinya,” ujar Tgk Ni. 

Sementara itu Sekretaris Jenderal KMA Musa Abubakar menyebutkan, sampai saat ini masih banyak eks Tripoli yang ada di Aceh dan mayoritasnya hadir dalam rapat Ban Sigom Donya. 

“Kita harapkan kedepan ada evaluasi terhadap butir-butir Mou Helsinki yang belum direalisasi, sehingga dapat ditindalanjuti kembali,” ujar Musa. 

Sementara itu, Anggota DPD RI asal Aceh Fahrurrazi MIP juga menyampaikan terima kasih kepada kepolisian dan TNI yang sudah membantu mengawal sehingga acaranya berjalan lancar. 

“Inti dari kongres adalah komit untuk menjaga perdamain dari eks Tripoli dan Panglima wilayah,” ujar Fachrurrazi. (*)

Baca juga: Ismed Sofyan Nikahi Gadis Aceh Tamiang, Fans Persija Jakarta Beri Ucapan Selamat

Penulis: Jafaruddin
Editor: Nurul Hayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved