Breaking News:

Berita Aceh Utara

Kepala BNN Komjen Petrus: Ada Peningkatan Peredaran Narkoba di Tengah Pandemi Covid-19

Pihak intelijen mencium adanya hubungan antara terorisme dengan narkoba dan terdapat indikasi ada pihak-pihak yang mendanai petani untuk menanam ganja

Penulis: Zaki Mubarak | Editor: Taufik Hidayat
Serambinews.com
Kepala BNN RI, Komjen Pol Petrus Reinhard Golose beseta rombongan jenderal lainnya memusnakan 70.000 tanaman ganja di kawasan Sawang, Aceh Utara, Selasa (6/4/2021). 

Laporan Zaki Mubarak | Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON - Kepala BNN RI, Komjen Pol Petrus Reinhard Golose menyatakan ada trend peredaran narkoba baik ganja maupun Sabu memiliki peningkatan di tengah Covid-19 ini.

Petrus juga menyebutkan berdasarkan informasi intelijen terdapat hubungan antara terorime dengan narkoba dan terdapat indikasi adanya pihak-pihak yang mendanai petani untuk menanam ganja.

Oleh karena itu BNN RI akan mengajak stockholder di Aceh Utara untuk memberdayakan masyarakat agar tidak kembali menanam ganja.

Kepala BNN RI, Komjen Pol Petrus Reinhard Golose mengatakan dengan telah di musnakan 70.000 tanaman ganja, maka secara otomatif telah menyelamatkan jutaan anak cucu bangsa Indonesia dari bahaya Narkoba khususnya tanaman ganja.

Kegiatan ini juga dalam rangka menenkan peredaran Narkotika sesuai intruksi Presiden tentang P4GN yang mana BNN RI adalah leading sektor dalam pemberantasan Narkotika di Indonesia.

"Karena berjibaku dalam upaya pemusnahan ladang ganja setempat dirinya. Mengapreasi kepada anggota BNN atas pelaksanaan operasi ini dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh stockholder yang telah melaksanakan operasi ini," timpal Komjen Pol Petrus Reinhard Golose.

Baca juga: Sembunyikan Sabu 1,3 Kg dalam Sandal, Dua Wanita Bireuen Ditangkap di Bandara Kualanamu

Baca juga: Usai Diamankan Tim Satgas 53 Kejagung, M Junaedi Dicopot dari Jabatan Kajari Bireuen

Baca juga: Prostitusi Bertarif Dolar Terbongkar di Mataram, Sekali Kencan Rp 3,5 Juta, Mucikari Gadis 27 Tahun

Baca juga: Texas Diguncang Kasus Bunuh Diri, Enam Orang Tewas dari Satu Keluarga

Ia juga menyebutkan ini adalah serangkaian Operasi terbesar untuk pemusnahan ladang ganja itu. Sebab dipimpin langsung oleh  Kepala BNN RI Komjen Pol Petrus Reinhard Golose yang diikuti oleh tim gabungan berjumlah 150 personel. 

Rombongan tiba dilokasi ladang ganja tak bertuan tersebut tumbuh terselubung dalam kondisi tumpang sari dengan tanaman pinang hingga nyaris tak terlihat jelas. 

Dalam operasi itu, BNN RI melibatkan seluruh stokholder yang ada diwilayah Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe. 

Antara lain Deputi Bidang Pemberantasan, Direktur Narkotika BNN RI, Karo Humas dan Protokol (Himpro), Direktur Penindakan dan Pengejaran (Dakjar) dan Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) 

Berikutnya, Dandim 0103/ Aceh Utara Letkol Arm Oke Kistiyanto SAP, Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Sutanto, Bupati Aceh Utara Muhammad Thaib, Kajari Aceh Utara Dr Dyah Ayu Hartati Listyarini Iswara Akbari, dan Kepala Bea dan Cukai Type B Lhokseumawe M Rizky Baidillah.

Selain 70.000 pohon ganja yang ditanam, terdapat pula bibit ganja dalam polibag sebanyak 10.000 siap tanaman.

Petrus langsung memerintah untuk mencabut semua pohon ganja dan benih bibit ganja hingga menumpuk tinggi.

Kemudian secara bersama pula menyiramkan minyak dan membakar tumpukan ganja segar itu sampai menjadi abu.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved