Breaking News:

Internasional

AS Akan Segera Mengembalikan Dana Bantuan ke Palestina Sebesar Rp 2,1 Triliun

Amerika Serikat berencana mengembalikan paket bantuan ke Palestina sebesar 150 juta dolar AS atau sekitar Rp 2,1 triliun

AFP/File
Demonstran dekat rumah keluarga Palestina, yang diperintahkan pengadilan Israel untuk diusir memprotes keputusan pengadilan di Sheikh Jarrah, Jerusalem Timur pada 18 Januari 2019. 

SERAMBINEWS.COM, WASHINGTON - Amerika Serikat berencana mengembalikan paket bantuan ke Palestina sebesar 150 juta dolar AS atau sekitar Rp 2,1 triliun.

Bantuan itu untuk memulihkan sebagian dari bantuan yang terputus oleh Presiden Donald Trump.

Bantuan tersebut, sebagian besar akan diberikan melalui badan bantuan PBB UNWRA.

Dilansir AP, Rabu (7/4/2021), Diharapkan diumumkan oleh Departemen Luar Negeri sebagai bagian dari upaya memperbaiki hubungan AS dengan Palestina yang hampir runtuh selama masa jabatan Trump.

Presiden AS Joe Biden telah menjelaskan bermaksud membatalkan sebagian dari pendekatan pendahulunya dari Partai Republik.

Dikecam oleh orang-orang Palestina sebagai sangat bias dalam mendukung Israel.

Baca juga: Ambisi China jadi Juru Damai Palestina dan Israel Semakin Kuat, Palestina Menyambut Baik

Pemerintahan baru sebelumnya berjanji untuk melanjutkan bantuan ekonomi dan kemanusiaan ratusan juta dolar dan bekerja untuk membuka kembali misi diplomatik Palestina di Washington.

Para pembantu Biden juga mengisyaratkan bahwa mereka ingin menetapkan kembali tujuan solusi dua negara yang dinegosiasikan sebagai prioritas dalam kebijakan AS tentang konflik Israel-Palestina.

Namun sejauh ini mereka telah bergerak dengan hati-hati, dan setiap langkah besar kemungkinan akan menunggu debu bersih setelah pemilihan Israel Maret 2021 yang tidak meyakinkan.

Akan diikuti oleh pemilihan Palestina yang dijadwalkan dalam beberapa bulan mendatang.

Halaman
123
Editor: M Nur Pakar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved