Breaking News:

Info Bener Meriah

Wakil Bupati Dailami Pimpin Rakor Penertiban Lalu Lintas dan Pasar Takjil Jelang Ramadhan 1442 H

Wakil Bupati Dailami melakukan sekaligus memimpin rapat koordinasi (rakor) dengan Kepala Dinas Perhubungan Abdul Gani SP, MSi atau yang mewakili...

For Serambinews.com
Wakil Bupati Bener Meriah, Dailami memimpin rapat koordinasi (rakor) dengan Kepala Dinas Perhubungan Abdul Gani SP MSi atau yang mewakili, Kasatpol-PP Miharbi SSos, Kasatlantas Polres Bener Meriah Iptu Ayub, Kepala Dinas Perdagangan Abdul Kadir ST MSi, para camat, para kapolsek dan para kabid dan staf di lingkungan Dinas Perhubungan Kabupaten Bener Meriah di Kantor Dishub setempat, Rabu (7/4/2021). 

Laporan Budi Fatria | Bener Meriah

SERAMBINEWS.COM, REDELONG - Wakil Bupati Bener Meriah Dailami melakukan sekaligus memimpin rapat koordinasi (rakor) dengan Kepala Dinas Perhubungan Abdul Gani SP MSi atau yang mewakili, Kasatpol-PP Miharbi SSos, Kasatlantas Polres Bener Meriah Iptu Ayub, Kepala Dinas Perdagangan Abdul Kadir ST MSi, para camat, para kapolsek dan para kabid dan staf di lingkungan Dinas Perhubungan Kabupaten Bener Meriah di Kantor Dishub setempat, Rabu (7/4/2021).

Wakil Bupati Bener Meriah, Dailami dalam rakor tersebut menyampaikan tentang pengaturan lalu lintas dan pasar takjil dalam bulan suci Ramadhan tahun 1442 H di Kabupaten Bener Meriah.

"Yang penting kita bahas tentang lalu lintas dan pasar, terkhusus penjualan takjil. Kita membutuhkan beberapa masukan dari para camat, dimana menjadi pimpinan di kecamatan. Kita diskusi sesuai dengan permasalahan di kecamatan masing-masing," kata Dailami.

Wabub Dailami mengatakan, forum tersebut mencari solusi, bagaimana agar lalu lintas terutama pada jam-jam sibuk tidak menimbulkan kemacetan dan para penjual takjil tidak menumpuk di suatu tempat.

Dalam Rakor tersebut, disimpulkan bahwa, untuk Kecamatan Bukit terkhusus di Pasar Simpang Tiga dalam penjualan takkjil untuk di siapkan lahan parkir dan akan dibuat rekayasa lalu lintas atau pengalihan arus dan pengaturan jarak antara kios penjual takjil.

Untuk Kecamatan Bandar, yang menjadi permasalahan terbesar yaitu macet di Pasar Inpres, dan dibutuhkan kerjasama antara Satpol PP, Polres Bener Meriah, Dishub Bener Meriah untuk melakukan penertiban khusus wilayah Kecamatan di Bandar.

Sementara untuk Kecamatan Wih Pesam terdapat 3 titik  keramaian, yaitu Simpang Tritit, Panti Raya dan Simpang Balek.  Kecamatan Timang Gajah yang perlu diantisipasi dikarenakan jalan di Pasar Lampahan dilalui oleh jalan provinsi. Dan untuk Kecamatan lainnya terpantau lebih kondusif untuk tingkat kemacetannya.

Selain itu, rakor tersebut juga membahas masalah penanganan sampah dan ini harus lebih difokuskan agar tidak menjadi penumpukan di badan jalan dan di saluran air.

Sekedar Informasi di mana pada tanggal 10 April 2021 yang akan datang para pihak terkait akan turun ke lapangan untuk mengecek langsung lokasi seperti  Satpol PP, Dishub, dan Polres dan pihak terkait lainnya. Khusus untuk penjual Takjil itu baru bisa diperbolehkan berjualan mulai pukul 15.00 WIB.(*)

Baca juga: 661 Hafidz Terima Beasiswa dari Baitul Mal Aceh

Baca juga: Jadwal Liga Champions Dini Hari Nanti, Bayern Muenchen vs PSG, Tamu Manfaatkan Absennya Lewandowski

Baca juga: Bantuan UMKM Dibuka Kembali, Ini Prosedur dan Persyaratan Pendaftarannya

Penulis: Budi Fatria
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved